Kapolres dan Dandim 0726 Sukoharjo Pimpin Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades

user
Agusigit 07 Desember 2022, 14:45 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO - Pasukan pengamanan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 13 desa mulai melakukan pergeseran pengamanan dengan sasaran di Balai Desa dan tempat pemungutan suara (TPS). Apel pergeseran pasukan pengamanan dipimpin Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi di halaman Mapolres Sukoharjo Rabu (7/12).


Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades serentak 13 desa digelar untuk melihat kesiapan personil yang dilibatkan. Selain itu sekaligus penanda pasukan pengamanan mulai dilakukan pergeseran dari posko induk di Mapolres Sukoharjo disebar ke 13 desa yang menyelenggarakan Pilkades.

Pasukan pengamanan yang dilibatkan berasal dari Polres Sukoharjo dan Kodim 0726 Sukoharjo. Petugas pengamanan masih ditambah dari bantuan Linmas dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo.

Pasukan pengamanan usai apel langsung ditempatkan di balai desa di 13 desa penyelenggara Pilkades. Selain itu, penempatan juga dilakukan di TPS.

"Total ada 330 personil dilibatkan dalam pengamanan Pilkades. Pasukan ini usai apel langsung melakukan pergeseran penempatan di balai desa, TPS dan di wilayah yang kami bagi dalam tiga rayon yakni sektor utara, tengah dan selatan," ujarnya.

Pasukan pengamanan Pilkades akan berjaga mulai sejak dilakuka pergeseran hingga pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara. Kapolres Sukoharjo berharap 13 desa penyelenggara Pilkades dapat menyelenggarakan kegiatan dengan aman dan lancar.

"Semua TPS dan balai desa di 13 desa penyelenggara Pilkades dilakukan pengamanan ketat," lanjutnya.

Kapolres mengatakan, pasukan pengamanan dari Polres Sukoharjo memberlakukan pengamanan sama di 13 desa penyelenggara Pilkades. Artinya tidak ada desa yang mendapat prioritas pengamanan.

"Semua desa perlakuan pengamanan sama. Kami anggap semua desa rawan dan tidak ada pengecualian satu desa saja," lanjutnya.

Sistem pengamanan tersebut diharapkan Kapolres membuat desa tetap kondusif. Harapannya juga tidak ada kejadian menonjol terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama penyelenggaraan Pilkades.

"Imbauan kami masyarakat tetap menjaga kondusifitas desa. Jaga Kamtibmas selama pelaksanaan Pilkades," lanjutnya.

Kapolres menambahkan, saat ini pada Rabu (7/12) merupakan tahapan masa tenang. Pasukan pengamanan yang bertugas melakukan patroli di desa penyelenggara Pilkades serentak.

"Kamis (8/12) merupakan hari pencoblosan Pilkades serentak 13 desa. Kami minta pesta demokrasi di desa tetap berjalan lancar," lanjutnya.

Kapolres mengatakan sudah meminta kepada Kapolsek di masing-masing wilayah yang menyelenggarakan Pilkades untuk melakukan pengamanan ketat. Kapolsek diminta melakukan deteksi dini dan antisipasi munculnya kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Antisipasi terus kami lakukan. Termasuk potensi gangguan Kamtibmas yang bisa muncul saat Pilkades," lanjutnya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, persiapan pengamanan sudah dilakukan Polres Sukoharjo. Koordinasi dengan pihak terkait juga telah dilaksanakan. Namun demikian, calon kepala desa dan massa pendukung tetap wajib menaati aturan yang sudah ditetapkan.

“Mari kita semua patuh pada aturan yang ada dan yang sudah disepakati bersama dalam seluruh tahapan Pilkades ini,” ujarnya.

AKBP Wahyu mengingatkan kepada seluruh calon kepala desa dan tim sukses bahwa pemilihan kepala desa ini bukan kompetisi tetapi memilih pemimpin di tingkat desa. Sehingga dalam Pilkades nanti, kata Kapolres Sukoharjo, tidak ada istilah menang atau kalah, namun yang ada adalah pemimpin yang terpilih dan tidak terpilih.

“Selesai penghitungan nanti akan terpilih satu dari calon-calon yang ada, dan siapapun nanti yang terpilih adalah hasil pilihan masyarakat,” lanjutnya.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi mengatakan, Kodim 0726 Sukoharjo mengerahkan sebanyak 130 personil untuk bertugas dalam pengamanan Pilkades serentak 13 desa. Personil tersebut telah mengikuti apel pergeseran pasukan pengamanan bersama Polres Sukoharjo.

Sebanyak 130 personil pasukan pengamanan Pilkades serentak 13 desa dari Kodim 0726 Sukoharjo rinciannya, 105 personil bertugas di lapangan. Sedangkan sisanya bertugas melakukan pengamanan tertutup di Makodim 0726 Sukoharjo. Pengamanan dilakukan meliputi balai desa dan TPS.

Kodim 0726 Sukoharjo juga menyiapkan personil yang disiagakan di Makodim 0726 Sukoharjo apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Tambahan personil tersebut sebagai antisipasi apabila ada kejadian menonjol di desa selama pelaksanaan Pilkades serentak 13 desa.

"Babinsa sudah kami minta sejak dini melakukan deteksi dini di masing-masing desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak 13 desa. Jadi saat Pilkades digelar semua pasukan pengamanan sudah siap. Hal ini mengenai potensi kerawanan apa saja terkait gangguan Kamtibmas," ujarnya.

Deteksi dini juga dimaksudkan sebagai bentuk kesiapan pasukan pengamanan saat melaksanakan pengamanan Pilkades serentak 13 desa. "Saat deteksi dini itu apabila Babinsa menemukan masalah di desa maka segera diselesaikan. Jadi saat Pilkades serentak 13 desa digelar sudah tidak ada masalah lagi," lanjutnya.

Dandim meminta kepada semua calon kepala desa (Cakades) dan massa pendukung untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah. "Mari jaga kamtibmas bersama. Tidak usah ada keributan. Tetap jaga ketertiban desa," lanjutnya. (Mam) 

Kredit

Bagikan