Purbalingga Terima Program Upland Senilai Rp 23 Miliar

user
Ivan Aditya 08 Desember 2022, 00:32 WIB
untitled

Krjogja.com - PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mendapatkan program proyek Upland 2021-2024. Dengan program itu, Kementerian Pertanian (Kementan) mengucurkan dana Rp 23 Miliar.

Program Upland merupakan kegiatan pengembangan komoditas pertanian unggulan dari hulu sampai hilir secara komprehensif dan berorientasi ekspor serta merupakan Proyek Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu di Daerah Dataran Tinggi (The Development of Integrated Farming System at Upland Area). Program itu untuk mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Purbalingga agar semakin produktif.

“Anggaran Program Upland ini Rp 23 Miliar dan multi years mulai 2021 sampai dengan 2024," tutur Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat membuka acara Launching Program Upland Kabupaten Purbalingga di lapangan Desa Bandingan Kecamatan Kejobong, Rabu (07/12/2022).

Di wilayah kecamatan Kejobong terdapat 32 kelompok tani dan satu Kelompok Usaha Bersama (KUB) dari 22 desa di Kecamatan Kejobong dan Pengadegan yang mendapatkan bantuan program Upland. Hasil budidaya lada dan kambing khas Kejobong yang merupakan salah satu plasma nutfah sumber daya alam genetik asli Purbalingga termasuk yang mendapat prioritas untuk dikembangkan. Lada dan kambing sudah mendapatkan penghargaan Kementerian Pertanian RI.

Bupati Tiwi menyebutkan pihaknya akan mengembangkan kambing khas kejobong itu supaya bertambah populasinya. Pemkab juga akan berupaya mengembalikan kejayaan lada di Purbalingga.

"Isnya allah kesejahteraan petani dan peternak di Purbalingga meningkat. Kalau kelompok tani ini serius tentunya hasilnya juga akan maksimal,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Purbalingga, Mukodam menyampaikan 32 kelompok tani tersebut akan mendapatkan bantuan berupa 67 ekor kambing, kandang kambing, alat pengolah pupuk organik, jalan usaha tani, sumur bor, bibit lada, pupuk organik, serta bibit hijauan pakan. “Melalui program upland kambing dan lada akan terus kita kembangkan mudah-mudahan populasi kambing serta sentra lada di Kejobong dan Pengadegan bisa kita bangkitkan kembali,” ujarnya. (Rus)

Kredit

Bagikan