Ritual Botorono Bangkitkan Wisata Desa Petarangan Temanggung

user
Ivan Aditya 07 Desember 2022, 21:17 WIB
untitled

Krjogja.com - TEMANGGUNG - Raja siang beranjak dari peraduan dan kabut pagi mulai menghilang saat ratusan warga berjalan beiring menuju puncak Gunung Botorono di Desa Petarangan Kecamatan Kledung Temanggung, Rabu (07/12/2022). Mereka membawa gunungan dari hasil bumi dan tumpeng berikut ingkung ayam jantan. Jajan pasar tidak lupa turut dibawa, selain pula ceret atau teko berisi teh dan kopi pahit.

Even budaya itu mampu menyedot wisatawan. Ratusan wisatawan dari daerah penghasil tembakau dan kopi tersebut datang untuk menyaksikan. Sebagian wisawatan ada yang telah menginap di home stay. Mereka membelanjakan uang dan mampu membangkitkan perekonomian.

Usai berdoa dipimpin oleh tokoh agama setempat, makanan yang dibawa tersebut selanjutnya dikonsumsi bersama sambil menikmati minuman khas teh dan kopi pahit.

Kepala Desa Petarangan Jumarno mengatakan ritual di puncak Gunung Botorono sebagai tradisi budaya yang digelar usai panen. "Petani bersyukur atas hasi panen, dengan harapan mampu menyejahterakan," kata dia.

Dia mengatakan warga bersyukur sebab telah diberi kesehatan dan kelancaran usaha, sehingga tetap hidup dan terbebas dari paparan Covid-19, serta bisa menggelar sedekah bumi.

Harapan warga kata dia, Tuhan menjauhkan warga dari segala mara bahaya, dan meningkatkan ksejahteraan. Even wisata juga mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian warga. "Kami berdoa mendapat kebagaswarasan dan kelancaran usaha untuk tahun yang akan datang," katanya.

Dikatakan sebagai Desa Wisata pihaknya akan terus meningkatkan fasilitas dan menggelar berbagai even budaya serta perekonomian. "Kami berusaha meningkatkan fasilitas dan meningkatkan SDM warga selaku pengelola wisata maupun pelayan wisatawan," kata dia.

Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo mengatakan Pemkab berusaha untuk memfasilitasi dalam peningkatan fasilitas maupun kapasitas SDM sebagai pengelola wisata. "Warga desa juga mendapat edukasi sehingga bisa menerima dan melayani wisatawan," kata dia.

Dia mengatakan pemerintah juga memberikan bantuan dana pada desa-desa wisata untuk pengembangan. "Tentu nantinya obyek wisata bisa mendatangkan banyak wisatawan, mereka membelanjakan uang yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga," kata dia.

Wakil Ketua DPRD Muh Amin mengatakan potensi wisata di Kabupaten Temanggung harus dieksplorasi dan dikembangkan sehingga mampu menumbuhkan perekonomian warga. Pengelolaan wisata di desa-desa jangan sampai dikuasai segelintir orang, melainkan harus bergotong royong yang melibatkan banyak orang. "Wisata itu melibatkan banyak pihak bukan perseorangan, dengan melibatkan banyak pihak akan semakin kuat," kata dia.

Dia mengatakan DPRD mendukung pengembangan wisata di desa-desa dengan mengkombinasikan keindahan alam dan tradisi-budaya. Tradisi budaya dan keramahan warga pada wisatawan menjadi salah satu kekuatan wisata di Temanggung, selain didukung berbagai fasilitas penunjang. (Osy)

Kredit

Bagikan