Kasus Curanmor di Bantul Meningkat

user
Tomi Sujatmiko 08 Januari 2023, 15:26 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Tren gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama kasus pencurian pada awal tahun 2023 mengalami kenaikan.

Kapolres Bantul, AKBP Ihsan SIK, melalui Kasi Humas Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana S.Sn Minggu ( 8/1) menjelaskan, di awal tahun 2023, terjadi peningkatan kasus pencurian di wilayah Bantul, khususnya pencurian motor, pencurian yang menyasar rumah kosong, kos-kosan dan ruko juga acak kali terjadi. “Total ada 16 kasus pencurian yang terjadi dalam kurun waktu tanggal 1 sampai 5 Januari” kata Jeffry.

Dijelaskan, dari 16 kasus pencurian tersebut, ada 4 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) R2. Terakhir, kata Jeffry, kasus curanmor yang terjadi adalah wilayah Kapanewon Piyungan, yang dilaporkan pada tanggal 5 Januari. Korbannya Sulistiyono (40), harus kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya yang diparkir di depan rumahnya.

Kepada masyarakat, Jeffry mengimbau, tetap waspada dan menjaga barang-barang berharga miliknya. “Seringkali hilangnya barang dikarenakan kelalaian korban yang kurang menjaga barang berharga miliknya, seperti motor yang diparkir dengan kondisi kunci motor masih tergantung di kendaraan, diparkir di luar rumah dalam kondisi tidak dikunci ganda atau handphone yang tertinggal di dashboard motor atau juga membiarkan kamar kos dalam keadaan tidak terkunci saat meninggalkan atau saat pemilik tidur,” jelasnya.

Pasalnya kesempatan sekecil apapun, akan langsung dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan yang selalu mengintai korbannya."Silakan pasang kunci ganda, bila perlu yang ada alarmnya, kemudian parkir di tempat aman dan mudah terpantau," ujar Jeffry.

Maraknya kasus pencurian tersebut telah menjadi atensi khusus Kapolres Bantul dengan mengumpulkan pejabat terkait dan mengambil langkah-langkah strategis untuk menekan tingginya angka kasus pencurian. Salah satunya dengan penguatan Siskamling yang ada di dalam masyarakat itu sendiri, mengingat sebagian besar kasus pencurian terjadi di wilayah perumahan dan tempat wisata yg seharusnya bisa dicegah oleh satuan pengamanan yang ada di lokasi tersebut.

"Jajaran juga diperintahkan untuk mengintensifkan patroli bermotor dan membuat stiker serta spanduk agar masyarakat lebih waspada terhadap barang berharga miliknya,” ungkap Jeffry.

Masyarakat juga dapat berpartisipasi menjaga kemanan dengan melakukan Siskamling di lingkungan masing-masing.
“Aktifkan kembali kegiatan ronda malam di lingkungan masing-masing,” tuturnya. (Jdm )

Kredit

Bagikan