Bahlil Lahadalia Ajak Mahasiswa Jangan Bercita-cita Jadi PNS atau TNI

user
Ivan Aditya 13 Januari 2023, 13:11 WIB
untitled

Krjogja.com - BANDUNG - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengajak mahasiswa untuk menjadi pengusaha. Menurut Bahlil, pengusaha secara tidak langsung bisa memangkas angka pengangguran di Indonesia.

Di hadapan sekitar 1.700 mahasiswa Universitas Kristen Maranatha Bandung, Jawa Barat, Bahlil mendorong para generasi muda mengoptimalkan kemudahan akses dalam menimba ilmu pada masa kini.

"Saya minta adik-adik untuk memiliki pandangan yang lebih luas. Jangan hanya bercita-cita menjadi PNS, karyawan, atau TNI Polri. Tapi jadilah pengusaha yang mampu memberikan kontribusi nyata membuka lapangan pekerjaan dan memangkas angka pengangguran di Indonesia. Perguruan tinggi Indonesia tidak boleh jadi pabrik pengangguran intelektual," ujar Bahlil Lahadalia dalam keterangannya, Jumat (13/01/2023).

Baca juga :

Dihantam Pandemi, Kolam Renang Sendang Kowang Mangkrak Seperti 'Blumbang' Lele

Disdikbud Karanganyar Tak Ada Larangan Siswa Main Latto-latto di Sekolah

Revaldo Pakai Narkoba Karena Kecanduan

Bahlil menyampaikan hal itu sambil menceritakan perjuangannya menimba ilmu di Papua dengan segala keterbatasannya. Dia mendorong generasi muda ikut membangun Indonesia dengan menjadi pengusaha dan mendorong penciptaan lapangan pekerjaan di Tanah Air.

"Saat ini sudah ada 7 juta pengangguran di negara ini. Angkatan kerja setiap tahun hanya mampu menyerap 2,9 juta tenaga kerja. Maka dari itu kita harus dorong investasi sektor swasta untuk menciptakan lapangan pekerjaan," kata Bahlil Lahadalia.

Ketua Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait menekankan pentingnya nilai-nilai besar yang ditanamkan dalam generasi muda saat ini. Dia juga mengajak generasi muda membangun jejaring sejak dini agar bisa membuka peluang di masa mendatang.

"Kalau boleh adik-adik mulai masuk organisasi, mau apa saja silahkan, karena networking ini penting. Apapun latar belakang agama, suku, atau rasnya, kita harus menjadi generasi yang memiliki jiwa Pancasila yang sejati. Kalau jadi pengusaha lebih bagus rugi tapi tetap dipercaya, daripada untung tapi menipu orang. Anak muda harus berpikir besar dan memiliki nilai-nilai baik yang ditanamkan sejak dini," ujarnya. (*)

Kredit

Bagikan