FKIP - UAD Luluskan 908 PPG, Jawab Permasalahan Guru

user
Tomi Sujatmiko 15 Januari 2023, 13:09 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Transformasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan tahun 2022 diharapkan dapat menjawab berbagai permasalahan pendidikan.

"Harus diakui adanya guru under qualification atau kualifikasi di bawah standar, low competition atau guru-guru yang kurang berkompeten," ujar Temu Ismail MSi, Direktur Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemendikbud di kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan ( UAD), Ringroad Selatan Bantul, Sabtu (14/01/2023).

Dalam momentum tersebut Program Studi (Prodi) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Pelepasan bagi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Kategori I Tahun 2022.

Pelepasan 908 lulusan PPG diberi pengantar Muhammad Sayuti MPd MEd PhD selaku Dekan FKIP-UAD dan Rektor UAD Dr Muchlas MT. Sebelumnya dilakukan penyerahan sertifikat pendidikan dan sumpah profesi.

Menurut Temu Ismail, guru memiliki peran penting dalam membangun manusia, sehingga perlu adanya guru penggerak. "Guru penggerak, yakni guru yang mentransformasikan misi pendidikan dalam tindakan pembelajaran kehidupan anak didik," ujarnya. Cara berpikir yang dibawakan guru, the ways of the thinking, inovatif, kritis dan kurikulum perlu mengakomodasi keberagaman kebutuhan pelajar dan berbagai sumber.

Temu Ismail mengutip pandangan Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional, anak-anak atau siswa didekatkan perikehidupan rakyat agar tidak hanya memiliki pengetahuan saja, tetapi dapat mengalami sendiri, kehidupan tidak terpisahkan dengan rakyatnya.

Ditegaskan Temu Ismail, guru di era revolusi industri 4.0 memiliki kemampuan melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dengan mengintegrasikan critical thinking dan problem solving. Selain itu, communication and colaborative skill, creativity and inovative skill, information and communication technology literacy, contextual learning skill serta information and media literacy.

Sedangkan Dekan FKIP-UAD, Muhammad Sayuti MEd PhD dalam sambutannya antara lain mengatakan, PPG ini orientasinya mencetak guru profesional, adaptatif dan inovatif. "Ketika saya keliling ke beberapa daerah, masih menemukan kehidupan guru yang memprihatinkan. Padahal guru itu intinya inti pendidikan," ujarnya.

Kurikulum, sarana dan prasana, pendidikan intinya tetaplah pada guru. Untuk itu dalam situasi yang penuh perubahan jadilah guru pembelajar. "Kalau tidak guru akan keponthal-ponthal dengan perubahan yang begitu cepat," ujarnya.

Kredit

Bagikan