IKWI DIY Tetap Jalani Protokol Kesehatan BANTU

user
Tomi Sujatmiko 15 Januari 2023, 15:11 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia ( IKWI ) Cabang DIY ingin mengetahui tentang penghapusan PPKM dan keberadaan atau perkembangan tetakhir tentang Covid-19, khususnya di Yogyakarta.

Menurut Ketua IKWI DIY, Hj Sri Surya Widati anggota IKWI DIY hingga saat ini masih mematuhi pemakaian masker kemana akan pergi. " Belum lengkap jika bepergian tidak memakai masker," ungkap mantan Bupati Bantul tersebut.

Karena itu, dalam pertemuan rutin IKWI DIY, Sabtu (16/1) di Gedung PWI Gambiran Umbulharjo Yogyakarta, menghadirkan dr Sri Wahyu Joko Santoso atau dr Oky dari Bagian Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, untuk menjelaskan tentang PPKM dan perkembangan terakhir Covid-19 .

Menurut dr Oky, pada akhir 2021 di Indonesia masih terdapat sekitar 64.000 kasus, tetapi setelah digalakkan suntikan vaksinasi dan booster, kasus Covid menurun drastis di akhir 2022 mendekati 10.000 kasus, karena itu Presiden Joko Widodo menghapus PPKM. Tetapi perlu disertai syarat- syarat tertentu, yakni tetap membiasakan hidup bersih. Karena syarat ini dilakukan guna menghindari atau mencegah virus Covid berkembang biak lebih banyak lagi. Mengingat di luar Indonesia, di negara- negara Eropa masih ada Covid yang kasusnya masih naik- turun.

"Di Cina sebagai negara sumber Covid pertama kali sampai sekarang masih ada Covid. Hanya saja Cina itu negara yang cukup tegas dalam menerapkan pembatasan sosial dengan ketat. Kalau ada wilayah yang 'dilockdown' ya benar- benar tidak ada warga yang keluar masuk wilayah yang 'dilockdown', sehingga pengendalian kasusnya bisa lebih baik. Jika ada wilayah yang diberlakukan lockdown penurunannya bisa drastis. Kalau di Indonesia masih sulit karena kondisi sosial ekonominya berbeda," papar dr Oky.

Menindaklanjuti pencabutan PPKM oleh Presiden mulai 30 Desember 2022. dr Oky lewat IKWI DIY mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalani Protokol Kesehatan. Membentuk kekebalan tubuh dengan mengikuti vaksinasi sampai dengan suntikan booster bagi yang belum. Tetap melakukan gerakan masyarakat sehat dengan pemenuhan gizi dan olah raga. "Jangan melalaikan protokol kesehatan walaupun sekarang PPKM sudah dicabut," pungkas dr Oky.
(Jdm).

Kredit

Bagikan