Pemda DIY Bersiap Tata Bangunan Jalan Perwakilan

user
Ivan Aditya 16 Januari 2023, 19:01 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Pemda DIY bersiap menata bangunan Jalan Perwakilan yang sudah dikosongkan para pedagang. Kawasan yang dahulu digunakan sebagai kafe, lesehan, motel hingga parkir kendaraan ini akan dirobohkan untuk diubah peruntukkan sebagai bagian dari Jogja Planning Gallery (JPG).

Kepala Bappeda DIY, Benny Suharsono, mengatakan saat ini pihaknya masih menanti para pedagang selesai memindahkan barang-barang dari bangunan Perwakilan. Menurut Benny, Pemda menindaklanjuti arahan Sri Sultan HB X yang sebelumnya telah memberikan pernyataan ke publik terkait bangunan Jalan Perwakilan.

“Lokasi sudah tidak digunakan beberapa waktu, saat ini pedagang bergegas menata barang-barangnya karena itu kagungan yang bersangkutan.Kita tidak bicara diratakan tapi ditata. Kami menindaklanjuti apa yang sudah disampaikan Pak Gubernur,” ungkap Benny usai pemaparan JPG di Kepatihan, Senin (16/01/2023).

Kepala Dinas PUP-ESDM DIY, Anna Rina Herbranti menambahkan JPG sudah disayembarakan desainnya pada 2022 dan sudah menemukan pemenang pertama hingga tiga. Hasilnya, ketiga desain lantas diharmonisasi sehingga muncul desain yang disampaikan pada Gubernur DIY hari ini.

“Hasil harmonisasi sudah kami paparkan ke Gubernur. 2023 ini kami lakukan DED-nya lalu Amdal dan lain sebagainya tahun ini,” terang dia.

Anna menyebut Jalan Perwakilan masuk dalam bagian JPG yang akan dibangun dari Teras Malioboro 2 ke selatan sampai kantor DPRD DIY dan Jalan Perwakilan. Nantinya berbagai hal tentang Jogja akan ditampilkan di JPG.

“Perwakilan jadi bagian JPG, mulai Teras Malioboro 2, DPRD dan sepanjang Perwakilan jadi rencana JPG. Harapannya jadi landmark budaya DIY. Ada galeri kontemporer, Jogja Masa Lalu, teknologi tinggi juga ditampilkan di JPG. Namun nanti akan didetailkan di 2024 kontennya,” pungkas dia.

Sementara, terpisah Pj Walikota Yogyakarta, Sumadi mengatakan para pedagang sudah bersedia direlokasi ke Pasar Pakuncen. Saat ini pedagang sedang mengosongkan bangunan dan Pemkot masih menanti langkah lanjutan sampai selesai pindahan.

“Kami pantau, mereka (pedagang) bisa mengosongkan kios secara mandiri. Kita sudah tawarkan teman-teman untuk alternatif ke Kuncen, alhamdulillah mereka mau karena statusnya jelas, di sana menyewa,” tandas dia. (Fxh)

Kredit

Bagikan