Jobstreet Adakan Sarasehan Wanita Pengusaha di Yogyakarta

user
Tomi Sujatmiko 20 Januari 2023, 15:51 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Sebanyak 50 persen perusahaan besar melaporkan rencana perekrutan karyawan kembali ke tingkat sebelum pandemi, sedangkan 28 persen melaporkan perekrutan akan pulih dalam 9 bulan ke depan. Namun, JobStreet mengindikasikan dampak pandemi yang meliputi munculnya teknologi kerja jarak jauh dan hybrid akan mempengaruhi jenis pekerjaan yang diterima.

Hal tersebut berdasar laporan JobStreet bertajuk 2022-2023 Outlook -Rekrutmen, Kompensasi & Benefit Indonesia. Selain itu, JobStreet melihat adanya pertumbuhan yang sesuai dalam mempekerjakan tenaga kerja muda menggunakan kontrak, dengan tingkat gaji secara relatif lebih rendah.Staf kontrak atau sementara dilihat sebagai bagian integral dari tenaga kerja di banyak bisnis saat ini.

"Setidaknya 70 persen perusahaan ingin mempertahankan atau meningkatkan jumlah staf atau jam bekerja. Karyawan paruh waktu ini bekerja di berbagai posisi, dengan admin dan SDM, pemasaran atau branding dan penjualan atau pengembangan bisnis sebagai tiga fungsi pekerjaan utama," ujar Head of PR, Social, and Content Jobstreet Indonesia Adham Somantrie didampingi Country Marketing Manager JobStreet Indonesia Sawitri Hertoto saat bersilaturahmi ke Redaksi SKH Kedaulatan Rakyat, Kamis (29/1).

Hal ini menandakan terdapat pergeseran perekrutan permanen yang terhubung dengan ketidakpastian kondisi ekonomi. Selama 6 bulan terakhir terlihat sebanyak 51 persen perusahaan di Indonesia telah mempekerjakan karyawan tetap. Hasil laporan juga menunjukkan 5 persen perusahaan berencana mengurangi ketergantungan pada karyawan kontrak atau non-permanen dan fokus meningkatkan atau mempekerjakan karyawan tetap. "Terlepas dari tren perekrutan perusahaan, terutama pola mempekerjakan karyawan paruh waktu yang sedang meningkat, kompetisi untuk menarik talenta profesional tetap tinggi," tandasnya.

Laporan JobStreet juga mengungkap perusahaan percaya selain gaji, faktor seperti kompensasi, bonus, tunjangan, dan cuti khusus sangat penting untuk menarik talenta. Selain bonus dan peningkatan gaji, promosi jabatan menjadi satu dari dua cara utama untuk menarik karyawan, dengan sekitar 52 persen perusahaan menaikkan jabatan paling tidak satu karyawan.

"Kami memperkirakan digitalisasi SDM yang memungkinkan transformasi proses SDM akan membuat perusahaan tetap kompetitif di Indonesia. Perusahaan harus mempertimbangkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan karyawan serta mampu beradaptasi dengan ekspektasi yang berubah-ubah. Ini akan sangat penting dalam memikat talenta, mengingat pasar tenaga kerja yang kompetitif," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Adham sekaligus menginfokan pihaknya.akan menggelar Sarasehan Jobstreet Indonesia bersama wanita pengusaha Yogyakarta. Kegiatan tersebut akan digelar di The Phoenix Hotel Yogyakarta pada 27 Januari 2023 nantinya. (Ira)

 

Kredit

Bagikan