Tangani Stunting, PDI Perjuangan DIY Gelar Pelatihan Memasak

user
Agusigit 24 Januari 2023, 18:15 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Kasus stunting di Indonesia masih menjadi perhatian khusus. Di Indonesia kasus stunting mencapai 24,4 persen. Dibutuhkan kerjasama semua pihak guna mewujudkan target angka stunting bisa turun hingga 21 persen.

Hal tersebut menjadi perhatian oleh DPD PDI Perjuangan DIY. Salah satunya dengan menggelar pelatihan memasak makanan bergizi di Terban, Gondokusuman Kota Yogyakarta.

"Kegiatan ini untuk mencegah serta mengurangi kasus stunting di wilayah DIY khususnya di kawasan Terban, Gondokusuman. Kenapa di Terban karena kondisinya lebih memprihatinkan dari wilayah lain. Namun demikian nantinya tidak hanya Terban tetapi semua basis PDI akan mendapat hal yang sama," kata Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Nuryadi, Selasa (24/1).

Nuryadi menambahkan pihaknya tak memungkiri jika DIY menjadi daerah termiskin di Pulau Jawa berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS). Tetapi menurut Nuryadi penyebab stunting pada anak bukan karena kemiskinan, namun soal konsumsi gizi ibu hamil.

"Tapi berkaitan dengan konsumsi ibu hamil, sangat ironis, kita daerah istimewa tetapi masih seperti ini," ujar Nuryadi.

Nuryadi menambahkan pihaknya tak memungkiri jika DIY menjadi daerah termiskin di Pulau Jawa berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS). Tetapi menurut Nuryadi penyebab stunting pada anak bukan karena kemiskinan, namun soal konsumsi gizi ibu hamil.

"Tapi berkaitan dengan konsumsi ibu hamil, sangat ironis, kita daerah istimewa tetapi masih seperti ini," ujar Nuryadi.

Berbagai macam upaya dilakukan PDI Perjuangan DIY untuk upaya pencegahan stunting. Salah satu diantaranya adalah para kader partai akan dilatih mengolah makanan bergizi.
Selain itu mereka juga akan mendapat peralatan untuk mengolah makanan tambahan untuk ibu hamil.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY RB Dwi Wahyu menambahkan, setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan di DIY wajib menyelesaikan kasus stunting. "Dalam hal ini Terban dalam bahaya stunting. Di Terban itu jingga warnanya. Artinya sudah sangat riskan," jelas Dwi.

Menurutnya penyelesaian stunting tidak hanya memberikan makanan tambahan dalam sekali waktu saja. Tambahan makanan bergizi harus dilakukan secara terus menerus. Untuk itulah menurut Dwi Wahyu perlu adanya edukasi seperti halnya yang dilakukan kader PDIP bekerja sama dengan kader Posyandu. (Awh)

Kredit

Bagikan