Dubes M Prakosa Dimakamkan di Bantul, Sosok Bijaksana Patut Diteladani

user
Tomi Sujatmiko 24 Januari 2023, 19:08 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Jenazah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh ( DBBP) Republik Indonesia untuk Italia, merangkap Malta, Siprus, San Marino serta FAO, IFAD, WFP dan UNIDROIT, Dr Muhammad Prakosa, Selasa (24/1) dimakamkan di Makam Keluarga di pedukuhan Gresik Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul pukul 12.30 waktu setempat, setelah sempat disemayamkan di Pendapa Prakosan semalam.

Jenazah tiba di rumah duka di Gresik Sumbermulyo Senin (23/1) sekitar pukul 19.30.Tampak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanta malam itu takziah di rumah duka. Dr Muhammad Prakosa meninggal dunia pada hari Selasa 17 Januari 2023 di Fasilitas Kesehatan Rumah Sakit Italia pukul 10.55 pagi waktu setempat. Almarhum lahir pada 4 Maret 1960 di Yogjakarta 62 tahun dan 10 bulan yang lalu.

Duta Besar Muhammad Prakosa menikah dengan Ibu Sri Agustini dikaruniai tiga orang anak. Ia dikenal sebagai aktivis politik yang cemerlang, bijaksana , rendah hati , jujur dan layak diteladani di PDI Perjuangan dan tercatat menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PDIP sejak tahun 2009 sampai dengan tahun 2021. Puncak karirnya almarhum di era awal reformasi menjabat sebagai Menteri Pertanian pada Kabinet Persatuan Nasional di bawah Presiden Abdurrahman Wahid tahun 1999 sampai dengan 2001. Selanjutnya beliau dipercaya sebagai Menteri Kehutanan tahun 2001 sampai dengan 2004 di bawah Presiden Megawati Soekarnoputri.

BACA JUGA :

Muhammad Prakosa, Duta Besar Indonesia Untuk Italia asal Bantul Meninggal Dunia

JIFFINA Kembali Digelar Maret, Optimis Tak Terpengaruh Resesi Global

Karir almarhum diawali sebagai Abdi Negara di Departemen Kehutanan pada tahun 1983. Belum menjabat sebagai Menteri almarhum juga tercatat pernah menjadi Nasional Profesional Officer pada Food and Agriculture dari tahun 1996 hingga tahun 1999 dan pada tanggal 17 November 2021 beliau dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Italia merangkap Malta Siprus San Marino serta FAO, IFAD, WFP dan UNIDROIT.

Dirjen Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri RI, Umar Hadi mewakili pemerintah RI merasa kehilangan dengan kepergian Duta Besar Dr Muhammad Prakosa. "Kita telah kehilangan sosok bijaksana yang telah memberikan sebagian besar hidupnya untuk diabdikan kepada pemerintah dan negara, beliau telah membuktikan diri sebagai sosok yang memegang teguh prinsip pengabdian kesetiaan dan loyalitas yang diorientasikan semata-mata untuk kemajuan kesejahteraan dan cita-cita bangsa dan negara . Apa yang telah almarhum lakukan semasa hidupnya dalam mengemban setiap tugas dan pengabdiannya patut untuk diteladani oleh kita semua," pungkasnya.

Sejumlah pejabat pusat tampak hadir mengikuti prosesi pemakaman Dr Muhammad Prakosa, juga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan dan ribuan petakzah. Doa pemberangkatan jenazah dipimpin Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih (Jdm)

Kredit

Bagikan