Aki APILL Sering Dicuri, Dishub Bantul Ambil Langkah Antisipasi

user
Ary B Prass 25 Januari 2023, 17:07 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Dinas Perhubungan Bantul berupaya mengamankan sarana Alat Pengganti Isyarat Lalu Lintas (APILL) dari incaran pencurian aki sebagai sumber tenaga  listrik, dengan cara mengelas kotak penyimpan aki.
 
Menurut Kabid Lalu Lintas Dishub Bantul, Sri Harsono SH Rabu (25/1/2023), lampu APILL yang menggunakan tenaga matahati (solar)  membutuhkan  sekitar 12 aki untuk menyimpan listrik. Sedangkan harga sebuah aki antara Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta. Sehingga keberadaan aki APILL menjadi incaran pencuri. Di bebera titik APILL sudah dibobol pencuri.
 
"Untuk pengamanan aki agar tidak hilang menjadi incaran pencuri, sekarang kotak penyimpanan aki terpaksa kami las," ungkap Sri Harsono.
 
Dipaparkan, di seluruh wilayah Bantul ada ratusan lampu APILL yang dipasang di persimpangan jalan yang rawan kecelakaan maupun kesemrawutan lalu lintas. Tetapi APILL yang menjadi tanggungjawab atau kepemiikan Pemkab Bantul 19 unit, yang lainnya milik DIY dan pemerintah pusat sesuai status jalan.
 
"Sejak awal Nataru 2022- 2023 keberadaan APILL di Bantul sudah kami kondisikan dan mendekati Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang kondisi APILL kami usahakan maksimal tetap aman, termasuk antisipasi dari incaran pencurian aki," ungkap Sri Harsono.
 
Ada beberapa usulan warga yang menghendaki dipasangnya APILL di beberapa titik simpang jalan, seperti di simpang tiga Pleret, tetapi karena keterbatasan anggaran sehingga pemasangan APILL usulan warga belum bisa dilaksanakan.
 
Sementara yang disayangkan Dishub Bantul, adanya pemasangan spanduk maupun jenis iklan yang ditempelkan di lampu APILL sehingga mengganggu pandangan pengguna jalan tidak melihat nyala lampu.
 
"Pemasangan jenis iklan di APILL tersebut bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas," pungkasnya. (Jdm)

Kredit

Bagikan