Semarang Banjir Lagi, PLN Amankan Suplai Listrik dan Bantu Pengungsi

user
Danar W 19 Februari 2023, 10:30 WIB
untitled

Krjogja.com - SEMARANG - PLN gerak cepat dalam menjaga keselamatan warga terdampak banjir Semarang dari sengatan listrik dan terus menjaga pasokan listrik agar tetap aman, usai hujan lebat yang mengakibatkan banjir di beberapa lokasi.

Walikota Semarang Hevearita G. Rahayu memberikan apresiasi atas langkah cepat petugas PLN di lapangan yang sigap dan siaga melakukan pengamanan kelistrikan.

"Terima kasih kepada PLN atas bantuan dan sinergi nya, bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang dalam menangani Banjir ini." ungkapnya.

Sebanyak 78 gardu dari 178 gardu yang terdampak berhasil dinormalkan oleh petugas PLN di lapangan. Sementara itu, hingga saat ini Sabtu (18/2/2023) pukul 20.00 WIB, prosentase listrik pelanggan yang berhasil dinyalakan kembali mencapai 47%.

Manager PLN UP3 Semarang, Elpis Sinambela menjelaskan PLN langsung gerak cepat mengamankan pasokan listrik saat banjir melanda. PLN menerjunkan petugas untuk bisa mengamankan infrastruktur kelistrikan, peralatan pendukung dan memberi bantuan berupa selimut dan kasur bagi warga yang mengungsi.

PLN memastikan keandalan pasokan kelistrikan di beberapa titik evakuasi. Menyiagakan genset mobile dan peralatan penunjang lain.

"Tim PLN bergerak cepat dengan fokus utama mematikan listrik di lokasi banjir untuk keamanan warga terdampak di kawasan Durenan, Dadapan, Klipang, Sendangmulyo, Meteseh, Rowosari, Kalikayen, Watukebo dan Blancir, selanjutnya kami menyediakan dan menjaga keaandalan pasokan listrik di lokasi pengungsian dengan genset mobile dan peralatan penunjang lain," Ujar Elpis.

Selain melakukan pengamanan dan pemulihan sistem kelistrikan, PLN juga turut membantu masyarakat terdampak banjir dengan bantuan kasur dan selimut untuk 40 KK terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan sementara masyarakat hingga kondisi pulih.

"Semoga kondisinya dapat segera membaik, masyarakat terdampak dapat menjalani aktivitas seperti sediakala," tutup Elpis. (Cha)

Kredit

Bagikan