Perang Sarung Merambah Pedesaan Bantul, 24 Remaja Digiring ke Polsek Dlingo

user
Primaswolo Sudjono 01 April 2023, 17:02 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Perang sarung yang belakangan ini terjadi telah merambah ke pedesaan. Sebanyak 24 remaja digiring ke Mako Polsek Dlingo Polres Bantul oleh petugas Patroli Antisipasi Gangguan Kamtibmas Polsek Dlingo, Jumat (31/3) malam.

Dari 24 remaja tersebut, 16 remaja diantaranya sedang nongkrong berkelompok di Jln Patuk-Dlingo sebelah utara SMPN 1 Dlingo. Sedangkan yang 8 remaja berkelompok tidak jauh dari SMPN 1 Dlingo, tetapi yang 8 anak membawa sarung digulung yang diisi batu, diduga mereka baru saja melakukan tarung atau tawur sarung.

Menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry, malam itu petugas Polsek Dlingo yang dipimpin Kapolsek Dlingo AKP Basungkawa SH MH sedang melakukan patroli antisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek setempat. Sampai di Jln Patuk-Dlingo petugas melihat kerumunan anak yang langsung didekati. Karena ada yang mencurigakan, seperti membawa gulungan sarung sehingga mereka diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Dlingo.

Di Polsek Dlingo mereka mendapat pengarahan dan pembinaan dari petugas, dengan menghadirkan para orang tua, Forkompimkap Dlingo untuk ikut memberikan arahan kepada mereka. "Dalam kesempatan tersebut para orang tua juga diminta partisipasinya untuk menjaga dan mengawasi anak agar tidak ikut- ikutan gekiatan yang merugikan diri mereka," papar Iptu Jeffry.

Pihak Polsek juga memanggil pihak sekolah untuk berkoordinasi dan pembinaan. Babinkamtibmas juga diminta melakukan sambang ke rumah anak- anak yang diamankan.

Sedangkan barang bukti, 13 sepeda motor dan 13 gulungan sarung diamankan di Mapolsek Imogiri. Barang bukti tersebut boleh diambil pemiliknya setelah Lebaran. Sebanyak 24 remaja tersebut setelah mendapatkan pengarahan dan pembinaan diserahkan kepada orang tuanya dan diperbolehkan pulang. ( Jdm )

Kredit

Bagikan