Pelatihan Ekspor di Dua Kota Dorong UMKM Go International

- Senin, 11 September 2023 | 15:24 WIB
Suasana pelatihan ekspor bagi UMKM yang diadakan BCA bersama Kemendag (BCA)
Suasana pelatihan ekspor bagi UMKM yang diadakan BCA bersama Kemendag (BCA)


Krjogja.com - YOGYA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama Kementerian Perdagangan RI melanjutkan kerja sama dalam mendorong pertumbuhan dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Kali ini, kolaborasi kedua pihak ini terwujud dengan menggelar pelatihan perdagangan ekspor di dua kota sekaligus, yaitu di Semarang dan Yogyakarta.

Pelatihan yang berlangsung pada 11-13 September 2023 itu dipimpin oleh Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan RI, dan didukung penuh oleh BCA. Secara total, 60 pelaku usaha UMKM yang mengikuti pelatihan di Kota Yogyakarta dan Semarang. Pelatihan ini
akan mencakup sejumlah materi yang akan mempersiapkan para peserta UMKM untuk membawaproduknya ke kancah internasional, antara lain peningkatan kualitas produk, identifikasi potensi pasar ekspor, pemahaman akses eskspor, simulasi transaksi luar negeri, hingga promosi.

Baca Juga: Penuhi Air Petani, Pembangunan Embung Pandeyan dan Kedungwinong Ditarget Akhir Oktober

"Kontribusi BCA dalam pelatihan hari ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian perseroan terhadap pertumbuhan dan pengembangan UMKM Indonesia. Kami yakin bahwa kesuksesan UMKM membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, sehingga BCA berkomitmen untuk senantiasa mendampingi
UMKM untuk bisa naik kelas. Dengan pelatihan ini, kami berharap supaya lebih banyak UMKM lagi yang bisa go export dan berpartisipasi dalam rantai pasokan global, sehingga bisa turut menambah devisa negara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional" ujar Direktur BCA John Kosasih.

Menuurt John UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Menurut data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Kemenkop UKM) RI, UMKM berkontribusi terhadap 60,5% Produk
Domestik Bruto (PDB), dan mampu menyerap hampir 97% dari total tenaga kerja nasional. Masih mengutip data dari Kemenkop UKM RI, rasio partisipasi UMKM dalam rantai nilai global berada di kisaran 4%, sehingga masih ada potensi-potensi pengembangan UMKM yang masih bisa dimaksimalkan,
khususnya dalam mendorong aktivitas ekspor.

"Menyadari betapa besar peran UMKM terhadap perekonomian nasional, kami merasa sangat termotivasi untuk konsisten memberikan dukungan kepada pelaku UMKM Indonesia dalam menggali potensi mereka, termasuk untuk memperluas akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kami sangat bersemangat untuk melihat dampak positif dari pelatihan ini, dan saya optimis UMKM tanah air akan semakin kuat dan mampu bersaing di pasar global,” kata John Kosasih

Baca Juga: Jika Menang Pemilu 2024, Partai Ummat Bakal Berantas Pornografi
Sebagai informasi, dukungan BCA terhadap UMKM juga tercermin dari realisasi pembiayaan kepadaUMKM yang tumbuh 16,5% YoY mencapai Rp109,8 triliun per Juni 2023. Selain itu, BCA juga menyelenggarakan BCA UMKM Fest 2023 pada pertengahan Agustus 2023, yang merupakan gelaran untuk ketiga kalinya sejak 2021. Kegiatan tahun ini dilaksanakan secara online dan offline, dan diikuti oleh sekitar 1.400 UMKM yang memasarkan produk-produk unggulannya. BCA juga telah mengembangkan program BCA #BanggaLokal sejak November 2020. BCA membantu Pelaku Usaha Lokal yang lolos seleksi, yakni dalam hal peningkatan awareness, pengembangan transaksi, kesempatan pembiayaan modal kerja, hingga pengembangan produk baru.

Sampai Juni 2023, terdapat lebih dari 1.900 Pelaku Usaha Lokal yang tergabung di program #BanggaLokal Dari total 60 peserta UMKM di Semarang dan Yogyakarta yang mengikuti pelatihan ini, terdapat sejumlah pelaku UMKM yang berasal dari desa wisata binaan Bakti BCA, yakni Doesoen Kopi Sirap dan
Kampung Batik Gemah Sumilir. Melalui program CSR di bawah payung Bakti BCA, perseroan memang secara konsisten melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap 15 desa wisata binaan, antara lain meliputi tata kelola destinasi, lingkungan, seni, budaya, hingga ekonomi.

Baca Juga: Panen Karya SMAN 1 Ngaglik, Pamer Kreasi Limbah Cangkang Telur

"Pelatihan perdagangan ekspor ini saya harapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta UMKM yang hadir, termasuk pelaku UMKM yang berasal dari desa wisata binaan Bakti BCA. Secara berkala, Bakti BCA juga akan memonitor dampak dari pelatihan ini, dan senantiasa mendampingi
UMKM desa wisata binaan Bakti BCA hingga nantinya dapat melakukan ekspor. Saya meyakini bahwa upaya ini akan memberikan manfaat yang besar, terutama bagi perekonomian dan kesejahteraan komunitas desa," tandas EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn. (*)

Editor: Tomi Sujatmiko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gerobak'Ku Siganture Hadirkan Kuliner Asian Fusion

Minggu, 1 Oktober 2023 | 13:40 WIB

Festival Bogasari Tarik Perhatian 14 Ribu Pengunjung

Sabtu, 30 September 2023 | 20:33 WIB

Cara Jitu Memanfaatkan Aplikasi Kredit untuk Cicil Motor

Jumat, 29 September 2023 | 18:30 WIB

Adira Festival Yogyakarta Sambut HUT ke 33

Rabu, 27 September 2023 | 16:50 WIB

TikTok Shop Bantah Rugikan UMKM Lokal

Selasa, 26 September 2023 | 13:55 WIB

Jika Tak Patuhi Aturan, TikTok Terancam 'Ditendang'

Selasa, 26 September 2023 | 12:15 WIB
X