Bangun Ketahanan Finansial, Animo Masyarakat DIY Berinvestasi Cukup Besar

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Animo masyarakat di DIY cukup besar untuk berinvestasi di pasar modal meskipun dalam kondisi masa pandemi Covid-19. Masyarakat semakin sadar akan arti pentingnya menyiapkan dana darurat dan investasi dengan adanya pandemi ini sehingga mulai berinvestasi khususnya investasi di pasar modal.

“Kami tetap optimis pertumbuhan pasar modal khususnya di DIY dan sekitarnya akan tetap bertumbuh, meskipun di tengah viralnya beberapa wahana investasi lain contohnya investasi kripto dan sebagainya,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta Irfan Noor Riza di Yogyakarta, Minggu (27/6/2021).

Irfan mengatakan, optimisme pertumbuhan pasar modal di DIY ini seiring dengan perluasan jaringan-jaringan edukasi yang sedang ditumbuh kembangkan saat ini. Jumlah maupun kuantitas edukasi pun juga ditingkatkan demi untuk mencapai seluruh masyarakat DIY agar melek investasi khususnya di pasar modal. Sebab salah satu cara membangun ketahanan finansial itu adalah dengan berinvestasi, termasuk di pasar modal.

“Pertumbuhan jumlah investor tercatat lebih dari 2,4 juta investor saham saja dari jumlah total keseluruhan investor pasar modal yang tercatat sebanyak 5,37 juta investor pasar modal berdasarkan data hingga akhir Mei 2021,” katanya.

BERITA REKOMENDASI