BI Optimis Pemulihan Ekonomi DIY masih Terus Berlanjut

YOGYA, KRJOGJA.com – Bank Indonesia (BI) tetap optimis pemulihan ekonomi masih akan terus berlanjut pada 2022 yang tumbuh pada level moderat di kisaran proyeksi 4,8 hingga 5,8 persen (yoy) dan inflasi diperkirakan berada pada kisaran 2,9 sampai 3,3 persen (yoy). BI pun memproyeksikan ekonomi DIY tumbuh pada kisaran 5,4 hingga 6,2 persen (yoy) dan dari sisi capaian inflasi DIY 2021 diperkirakan masih rendah pada kisaran 1,6 hingga 2,0 persen (yoy) pada akhir 2021.

Plt Kepala Perwakilan BI DIY Miyono menyatakan BI meyakini kondisi DIY akan semakin baik utamanya di bidang penanganan pandemi Covid-19 maupun perekonomian pada 2022. Melihat potensi dan risiko ekonomi yang dihadapi DIY kedepan, pihaknya tetap optimis bahwa pemulihan ekonomi di DIY masih akan terus berlanjut.

“Faktor utamanya adalah mobilitas manusia yang diperkirakan semakin meningkat. Beberapa event besar akan kembali diselenggarakan secara luar jaringan (luring). Meski demikian, kita semua tidak boleh lengah sedikit pun, dikarenakan masih banyak tantangan yang harus dihadapi ke depan,” tandasnya di Yogyakarta, Jumat (26/11/2021).

Miyono mengatakan setidaknya terdapat 3 tantangan utama yang perlu diwaspadai, yaitu pandemi Covid-19 yang belum usai dimana mutasi virus Covid-19 masih terus terjadi sehingga tidak boleh lengah. Selanjutnya kondisi ekonomi global masih tidak menentu yang berpotensi mendorong imported inflation dan daya beli masyarakat perlu terus dijaga sejalan dengan stimulus pemerintah yang mulai dikurangi pada 2022.

“Penerapan protokol kesehatan mulai berjalan efektif dan vaksinasi menjadi senjata yang cukup ampuh untuk meredam dampak kesehatan dari Covid-19. Hal tersebut tercermin dari perekonomian DIY yang terus mencatatkan pertumbuhan positif dari awal 2021” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI