10 Sobat Air ADES Ikuti Conservacation di Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebanyak 10 Sobat Air ADES terlibat langsung dalam konservasi air yang bertajuk 'Conservacation' yang berlangsung 19-22 September 2018 di Nglanggeran, Gunungkidul Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan komitmen dari PT Coca Cola Indonesia dalam menjaga lingkungan. 
 
Mohamad Rezki Yunus, Marketing Manager Hydration, Coca-Cola Indonesia mengatakan, sebagai bagian dari kampanye Cintai Air, Cintai Hidup, bulan Agustus lalu, ADES memperkenalkan Sobat Air ADES. Sepuluh Sobat Air ADES terpilih terlibat langsung dalam kegiatan konservasi air yang bernama “Conservacation” selama 4 hari. 
 
Sepuluh Sobat Air ADES akan berkontribusi mewujudkan mimpi Pejuang Air ADES Sugeng Handoko, yaitu memperkuat sistem pengairan melalui perbaikan pengelolaan sumber mata air dan pembangunan sumur resapan.
 
“ADES konsisten dengan nilai utama kami yaitu memberikan air minum sekaligus memegang teguh komitmen pada bisnis yang berkelanjutan dengan inisiatif ADES yang berorientasi pada lingkungan," kata Mohamad Rezki Yunus. 
 
Menurutnya di era kolaborasi, ADES memberikan wadah untuk mengajak dan mempertemukan generasi muda dari beragam daerah dan latar belakang namun memiliki visi yang sama untuk mengikuti kegiatan Conservacation. Conservacation (conservation vacation) adalah kegiatan aksi lingkungan yang melibatkan masyarakat untuk bergabung menjadi Sobat Air ADES bersama dengan Pejuang Air ADES, memadukan kegiatan konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan dan sekaligus menikmati alam Indonesia yang asri. 
 
Kegiatan ini akan dilakukan di area konservasi air 2 (dua) Pejuang Air ADES yaitu Desa Nglanggeran, Gunung Kidul, Yogyakarta dan Desa Bea Muring, Nusa Tenggara Timur selama masing-masing maksimal 6 hari. Inilah aksi generasi muda Indonesia, dari beragam daerah dan latar belakang, bergerak bersama melakukan tindakan nyata untuk alam Indonesia khususnya konservasi air dan pengelolaan air yang berkelanjutan.
 
Lebih lanjut Rezki mengatakan kegiatan Conservacation memiliki keunikan karena melibatkan generasi muda dengan berbagai latar belakang untuk dapat belajar serta berkontribusi langsung dalam konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan, sekaligus menikmati keindahan alam Indonesia. "Saya berharap nantinya Sobat Air ADES akan menjadi penggerak upaya konservasi dan pengelolaan air di daerah asal mereka,” ujarnya.
 
Sepuluh Sobat Air ADES yang menjalani Conservacation di Desa Nglanggeran, Gunung Kidul, Yogyakarta adalah:
 
1. Fachrurroji Faizin, pemuda asal Cimahi – Jawa Barat berusia 21 tahun yang merupakan mahasiswa dan anggota komunitas. Tujuannya mengikuti Conservacation karena ingin belajar lebih lanjut tentang konservasi air.
 
2. Taufiqulhakim, pemuda asal Kabupaten Sigi – Sulawesi Tengah berusia 22 tahun merupakan mahasiswa jurusan Perencanaan Wilayah Kota yang ingin mempelajari tentang jaringan air. Memiliki keinginan menyalurkan ilmu yang didapat tentang sumber daya alam khususnya air kepada masyarakat sekitar.
 
3. Mohammad Arif Kholiudin, pemuda asal Banyumas – Jawa Tengah berusia 22 tahun seorang Finalis Duta Wisata Banyumas yang ingin belajar tentang konservasi air dan berbagi ilmu yang didapat kepada masyarakat di daerahnya
 
4. Anggun Pratami, pemudi asal Bandung – Jawa Barat berusia 25 tahun merupakan seorang konsultan lingkungan yang ingin berbagi serta belajar lebih lanjut mengenai konservasi air
 
5. Tedy Setiana Muslich, pemuda asal Beji – Depok berusia 31 tahun yang Bekerja di bidang komunikasi. Ia ingin membagi ilmu yang didapat dari program ini kepada masyarakat sekitar serta ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian sumber daya alam, khususnya sumber daya air
 
6. Muhammad Ade Putra, pemuda asal Kabupaten Kampar – Provinsi Riau berusia 17 tahun seorang pelajar yang ingin menambah wawasan tentang air dan tengah menulis buku dengan topik air, sungai, dan laut di Indonesia
 
7. Alfit Saputro, pemuda asal Cipayung – Depok berusia 27 tahun seseorang yang ingin belajar langsung di lapangan tentang konservasi air dan membagikan pengalamannya
 
8. Elga Florentina, pemudi asal Purwokerto – Jawa Tengah berusia 23 tahun seseorang yang ingin turut mengambil andil dan mengedukasi masyarakat sekitar mengenai  konservasi sumber daya air di Indonesia
 
9. Irfaan Rifqi Fauzaan, pemuda asal Banjaran – Jawa Barat berusia 22 tahun seorang traveller yang tertarik untuk terjun langsung dalam membantu masyarakat sekitar di daerah yang kekurangan air, dan
 
10. Bayu Anggoro, pemuda asal Sragen – Jawa Tengah berusia 20 tahun seorang Traveller yang ingin berkontribusi dalam peningkatan pelayanan pembangunan prasarana di pelosok negeri
 
Serangkaian kegiatan konservasi dan pengelolaan air berkelanjutan yang  dijalani Sobat Air ADES di Desa Nglanggeran, Gunung Kidul telah melalui proses survei dan workshop baik bersama Coca-Cola Indonesia, Coca-Cola Foundation Indonesia, Pejuang Air ADES dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara – YKAN (sebagai mitra lokal dari The Nature Conservancy Indonesia).
 
Dari hasil tinjau lapangan menentukan fokus kegiatan ADES bersama Pejuang Air ADES serta dibantu oleh Sobat Air Ades di Desa Nglanggeran, Gunung Kidul, Yogyakarta antara lain membangun 50 sumur resapan sebagai upaya konservasi air dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber air, agar warga bisa mendapatkan air secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan irigasi. 
 
Selain berkontribusi langsung untuk konservasi air, Sepuluh Sobat Air terpilih akan mendapatkan materi dari para ahli di bidangnya masing-masing seperti pentingnya konservasi air bagi kehidupan, paparan mengenai hidrologi dan siklus air, serta pemahaman, cara membangun, hingga kegunaan sumur resapan.
 
“Kami berharap, semua materi dan pengalaman di lapangan dapat menambah wawasan dari Sobat Air ADES dalam konservasi dan pengolaaan air berkelanjutan. Dan terus bersama-sama kami untuk mendorong masyarakat disekitar untuk Cintai Air, Cintai Hidup,” jelas Rezki. (*)

BERITA REKOMENDASI