2016, Pendapatan Negara dari Sektor Migas Capai Rp 125 T

JAKARTA (KRjogja.com) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) memperkirakan pendapatan negara dari sektor hulu migas mencapai Rp 125 triliun. Pendapatan tersebut berasal dari 822 ribu barel per hari (bph) lifting minyak dan 6.643 juta kaki kubik (MMSCFD) untuk gas.

Kepala Bagian Humas SKK Migas Taslim Z Yunus dalam keterangannya mengatakan, sampai saat ini industri hulu migas masih terpengaruh rendahnya harga minyak dunia. Rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP), sepanjang 2016 berada pada kisaran US$ 39,15 per barel.

Dengan kondisi harga tersebut, perkiraan penerimaan negara dari hulu migas sampai akhir tahun adalah sebesar US$ 9,294 miliar atau sekitar Rp 125 triliun. "Angka ICP ini lebih rendah dari harga ICP yang ditetapkan pada APBN-P 2016 yaitu sebesar US$ 40 per barel," kata ‎Taslim, Senin (26/12/2016). (*)

BERITA REKOMENDASI