66 Tahun Sarihusada Dukung Pemenuhan Nutrisi untuk Bangsa

KESEHATAN ibu dan anak merupakan fondasi utama berkembangnya sumber daya manusia yang berkualitas. Sejak pertama kali didirikan atas perwujudan Program Kecukupan Protein Nasional hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dan PBB pada 1954, hal itulah yang menjadi penggerak semangat PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) di dalam memperkuat nutrisi untuk bangsa.

Diawali dengan produksi susu di Pabrik Muja Muju, Yogyakarta, kini di usianya yang mencapai 66 tahun, Sarihusada terus berkomitmen memberikan dukungan untuk memenuhi gizi serta tumbuh kembang anak di Indonesia.

Sarihusada menyediakan nutrisi berkualitas untuk anak-anak di masa tumbuh kembang

Nutrisi di 1000 Hari Pertama Kehidupan dimulai dari anak di dalam kandungan hingga usia 2 tahun akan berpengaruh pada kesehatan sepanjang usia, prestasi dan pencapaiannya, hingga kualitas generasi penerus bangsa Indonesia. Di tengah berbagai tantangan kesehatan yang masih dihadapi oleh ibu dan anak, edukasi, layanan, dan penyediaan nutrisi berkualitas serta terjangkau terus menjadi prioritas utama Sarihusada.

“Selama lebih dari 60 tahun, Sarihusada sebagai bagian penting dari kelompok usaha Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia telah menjadi pionir sebagai penyedia edukasi dan produk nutrisi terpercaya untuk ibu dan anak. Melalui produk bernutrisi dan program berkelanjutan, kami ingin menghadirkan nutrisi untuk bangsa, agar tidak ada anak yang tertinggal.” ungkap Connie Ang, Presiden Direktur PT Sarihusada Generasi Mahardhika.

Nutrisi berbasis penelitian ilmiah

Sarihusada berkomitmen menyediakan nutrisi berkualitas yang berlandaskan proses penelitian dan pengembangan, dengan memenuhi standar keamananan nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan kebutuhan gizi ibu dan anak di Indonesia. Komitmen ini diwujudkan dengan diresmikannya pusat riset bertaraf dunia Danone Nutricia Research – Sarihusada Research & Innovation (R&I) Center yang berlokasi di pabrik Sarihusada, Muja Muju, Yogyakarta.

 


Karyawan pabrik Sarihusada mengoperasikan pilot plant yang ada di Danone Nutricia Research Sarihusada R&I Center di Pabrik Sarihusada, Yogyakarta

Hadirnya pusat riset ini dapat memudahkan proses penelitan secara mendalam untuk mengembangkan suatu produk, mulai dari adanya fasilitas berteknologi tinggi, menggali wawasan sains dan teknologi, studi klinis untuk keamanan dan efektifitas produk, studi pengemasan dan sensori, hingga tahap produksi. Sehingga, Sarihusada dapat menyesuaikan produknya dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Mutu dan keamanan produk juga menjadi perhatian khusus di Pabrik Sarihusada. Mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan bahan mentah, pengemasan barang jadi hingga distribusi kepada konsumen, Sarihusada taat kepada peraturan lokal dan standar mutu internasional. Sehingga, Sarihusada dapat menyediakan nutrisi berkualitas untuk ibu hamil dan menyusui, anak-anak di masa tumbuh kembang, hingga anak dengan kebutuhan nutrisi khusus lainnya.


Aktivitas komunitas binaan Sarihusada, Rumah Tempe Srikandi Genengan

Bangun kesadaran masyarakat dan Ciptakan Bisnis Berkelanjutan

Konsumsi nutrisi ibu dan anak tidak hanya bergantung pada kesediaan pangan bergizi, tetapi juga akses untuk mendapatkannya. Hal ini berkaitan erat dengan faktor pendukung seperti kesadaran orang tua dan guru, ketersediaan pangan sehat di sekolah, pengembangan komunitas, hingga kerjasama yang kuat antara sektor pemerintah, industri, akademisi, hingga elemen masyarakat.

Kebiasaan makan yang baik pada anak tentu harus dibiasakan sejak dini oleh orang tua di rumah maupun guru di sekolah. Untuk itu, Sarihusada sebagai bagian dari Danone memperkuat program edukasi “Isi Piringku” dengan membuat panduan gizi khusus anak usia 4-6 tahun dan telah berhasil mengedukasi lebih dari 57.000 ibu, 4600 guru dan 52.000 siswa di 1487 PAUD di 6 provinsi.

Senada dengan Isi Piringku, Sarihusada juga mengawal nutrisi anak di sekolah dasar dengan memperkenalkan program Kantin Sekolah Generasi Maju pada tahun 2010 (sebelumnya bernama Warung Anak Sehat). Hingga 2018, program ini telah memberdayakan 350 ibu kantin—dimana 72% diantaranya mendapatkan peningkatan pendapatan sebanyak lebih dari 50%. Selain itu, kenaikan pendapatan yang diperoleh para ibu pengelola kantin ini juga telah memberikan manfaat kepada 1.092 anggota keluarganya.

Di Yogyakarta dan Klaten, lokasi pabrik Sarihusada beroperasi, Sarihusada juga membantu edukasi nutrisi dan teknologi melalui Taman Pintar, dan penguatan ekonomi masyarakat lokal dengan program pemberdayaan berbasis komunitas. Salah satunya adalah program Peningkatan Mutu Susu kepada peternak sapi perah di Sleman, dimana Sarihusada membangun fasilitas terpadu seluas 1,7 hektar yang terdiri dari perkandangan modern yang mampu menampung 240 ekor sapi perah dilengkapi dengan milking equipment, laboratorium mini, cooling unit, biogas digester.


Peternakan sapi perah di Sleman binaan Sarihusada

Selain itu, Sarihusada mendukung pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang salah satu kegiatannya adalah pemberdayaan limbah pabrik berupa palet kayu, agar bisa diolah oleh masyarakat Desa Kemudo menjadi barang-barang yang bernilai jual. Di lokasi yang berdekatan, dibentuk juga Omah Tani Srikandi yang memberdayaan masyakarat untuk mengembangan demplot Integrated Farming, Sekolah Lapang, Kawasan Rumah Pangan Lestari, hingga pengadaan community center Joglo Karangasem yang menjadi usaha angkringan sekaligus pusat kegiatan warga.

Komitmen yang semakin kuat selama pandemi
Pandemi COVID-19 yang dirasakan masyarakat juga mempengaruhi pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk ibu dan anak yang termasuk dalam kelompok rentan. Melalui UMKM binaan yaitu Rumah Tempe Srikandi Genengan (RTSG), Sarihusada membagikan 10.000 Tempe kepada warga terdampak COVID-19. RTGS sendiri telah berdiri sejak 2017 dan digawangi oleh 30 tenaga kerja wanita dan 5 tenaga kerja pria.

Baru-baru ini, Sarihusada yang tergabung dalam Danone SN Indonesia berkontribusi pada kerjasama riset dan pengembangan bersama dengan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) untuk menghadirkan produk fortifikasi berbasis pangan lokal, yaitu snack bar Probarz dan mie Aitamie yang dibagikan kepada anak-anak berusia di atas 1 tahun.

Selain itu, Danone di Indonesia berkomitmen untuk memberikan bantuan senilai Rp 30 miliar dalam upaya penanggulangan COVID-19 di Indonesia berupa peralatan medis seperti masker dan APD (alat pelindung diri) untuk tenaga kesehatan, ventilator ke rumah sakit, pangan bergizi untuk tenaga kesehatan dan kelompok rentan, hingga donasi dan kolaborasi pengembangan produk bernutrisi. Bantuan telah disalurkan melalui kerjasama dengan berbagai lembaga baik lembaga pemerintah, swasta maupun organisasi sosial masyarakat. (*)

BERITA REKOMENDASI