70 Tahun Hubungan Diplomatik, RI-Norwegia Gencarkan Perdagangan

OSLO, KRJOGJA.com – Mengawali rangkaian kegiatan Perayaan 70 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Norwegia di Oslo, telah diselenggarakan Seminar Bisnis bertajuk ‘Enhancing Indonesia-Norway Trade and Investment Cooperation (Challenges & Opportunities) (28/1/2020),  kolaborasi KBRI Oslo dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan, Industri dan Perikanan Norwegia, Innovation Norway dan Næringslivets Hovedorganisasjon/NHO (Konfederasi Bisnis Norwegia). 

Duta Besar Todung Mulya Lubis menyampaikan  70 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Norwegia adalah hal yang monumental. Hubungan dan kerja sama bilateral kedua negara bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, lingkungan hidup, kelautan, kebudayaan telah terjalin sangat konstruktif. 

Menurut Todung di bidang perdagangan pasar Norwegia masih membutuhkan banyak produk Indonesia, terutama produk-produk yang sustainable dan ramah lingkungan. Sedangkan, saat ini Indonesia membutuhkan banyak investasi asing. "Banyak sektor yang akan menarik bagi investor Norwegia, antara lain pembangkit listrik tenaga air dan surya, budidaya perikanan, pengelolaan limbah serta infrastruktur yang mendukung sektor pariwisata. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Oslo pun akan dengan senang hati mengarahkan dan memandu para investor”, ungkapnya.

Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga menggarisbawahi prioritas dan program Pemerintah RI guna meningkatkan foreign direct investment dan mendorong laju perdagangan Indonesia dan Norwegia. Peningkatan hubungan diplomatik dan kerja sama bidang ekonomi serta perdagangan menyeluruh dengan Norwegia dalam rangka implementasi IE-CEPA menjadi hadiah bagi kedua negara. 

Pembicara Sesi 1: Chatib Basri (Ekonom), Cecilie Børnes Utgård (Penasehat Senior Kementerian Perdagangan, Industri dan Perikanan/Negosiator IE-CEPA Norwegia), dan Ni Made Ayu Marthini (Direktur Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan/Negosiator IE-CEPA RI), dimoderatori oleh Vegard Holmelid, Penasehat Senior Kementerian Luar Negeri Norwegia.  Semantara Sesi 2 menampilkan pembicara: Agus Salim Pangestu (Barito Pacific), Kjetil Urheim (Jotun) dan Harald Reigstad (Tinfos) dengan Frederik Bjerke Abdelmaguid (Innovation Norway Jakarta) bertindak selaku moderator. 

Chatib Basri menjelaskan mengenai perkembangan terkini kondisi perekonomian nasional dan pentingnya berinvetasi dan melakukan bisnis di Indonesia. Kedua negosiator IE-CEPA, Cecilie Børnes Utgård dan Ni Made Ayu Marthini berbagi informasi terkait tindak lanjut paska penandatanganan IE-CEPA. Selain itu, keduanya juga menerangkan kemanfaatan IE-CEPA dan prospek perdagangan serta investasi antara kedua negara. (*)

BERITA REKOMENDASI