Akbar Himawan Buchari Ramaikan Bursa Ketum Hipmi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Utara Akbar Himawan Buchari akan maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum Hipmi. Pemilihan tersebut akan dilakukan dalam agenda Musyawarah Nasional Hipmi ke 16 yang akan digelar pada bulan September mendatang. 

Akbar menyatakan dirinya sudah resmi maju menjadi Calon Ketua Umum dengan nomor urut 3. Ia akan bersanding dengan tiga calon lainnya yakni Mardani H. Maming, Ajib Hamdani, dan Bagas Adhadirgha.  Dengan mengusung jargon "Sinergi Daerah Membangun Indonesia", Akbar menekankan pentingnya keterlibatan daerah dalam memajukan perekonomian nasional. 

"Hipmi bisa menggali potensi daerah melalui kader-kader Hipmi di daerah sehingga ekonomi Indonesia semakin baik," katanya saat ditemui di Jakarta, Jumat  (28/6). Menurutnya, Indonesia sangat luas dengan berbagai macam Sumber Daya Alam sehingga potensi yang ada di daerah harus dioptimalkan. Karenanya, dia berharap pembangunan Indonesia bisa sinergis.

Ditekankan,  Hipmi harus bisa memberi manfaat bagi setiap anggotanya terutama dalam akses edukasi dunia bisnis. Mulai dari program permodalan, produksi, hingga pemasaran.  "Harus dibuat program yang regulasinya mulai dari permodalan hingga pemasaran, agar pengusaha-pengusaha baru tumbuh, lahir sehingga bisa berkontribusi pada ekonomi bangsa," ujarnya.

Jika terpilih sebagai Ketua Hipmi periode (2019-2022), Akbar menjanjikan RUU Kewirausahaan dapat tuntas menjadi Undang-undang. RUU ini sudah diinisiasi oleh Hipmi dan kini sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) "Hipmi sudah inisiasi UU Kewirausahaan kita dorong agar jadi Undang-undang dan memberikan kemudahan serta affirmative action dari  pengusaha lokal dan daerah," tambahnya.
 
Menyinggung tentang  hasil keputusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilpres 2019, menurutnya, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 bisa membuat program berkesinambungan.  "Apa yang sudah dijalankan oleh pemerintahan sebelumnya bisa berkelanjutan dan harapannya bisa bermitra dengan kalangan wirausaha Indonesia," ujarnya. 

Dirinya menekankan pada empat faktor utama pendorong perekonomian yakni konsumsi rumah tangga, ekspor, impor, dan investasi.  Bahkan, pemerintahan baru nantinya harus menggenjot konsumsi lokal. Salah satunya dengan meninjau sektor pajak agar belanja masyarakat semakin membaik. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kinerja ekspor. "Beberapa pengurus kita aktif sebagai pengusaha energi, pangan, dan lain-lain. Ke depan kita akan dorong ekspor agar ekspor berupa barang jadi," ujarnya. 

Dia menilai investasi yang masuk ke tanah air diharapkan bisa membantu agar hasil bumi diolah menjadi barang jadi. Dengan begitu, kinerja ekspor akan lebih produktif dan memiliki nilai tambah. 

Akbar Himawan sendiri mengaku dirinya sudah bergabung dengan Hipmi sejak tahun 2008. Kala itu, ia sudah masuk dalam jajaran pengurus Badan Pengurus Cabang Hipmi Medan. Kemudian, pada tahun 2014, ayah tiga anak ini terpilih sebagai Ketua BPD Hipmi Provinsi Sumatera Utara. Setelah usai menjabat Ketua BPD Hipmi Sumut, tahun 2017 hingga saat ini Akbar menjabat selaku pengurus BPD Hipmi kompartemen Bidang Perbankan dan Keuangan. Dia mengaku telah mendapat dukungan dari 15 BPD Hipmi se-Indonesia untuk maju dalam bursa pemilihan ketua umum Hipmi. (Lmg) 

BERITA REKOMENDASI