Angkat Industri Kreatif di Yogyakarta

Editor: Ary B Prass

 

YOGYA (KRjogja.com)- Predikat sebagai Kota Budaya dan Seni sudah melekat berpuluh tahun lamanya pada Yogyakarta. Sejak para tokoh budaya, akademisi, dan seniman Yogyakarta membuat gerakkan festival dan pameran empat dekade lalu, predikat itu kian melekat hingga kini. Dampaknya bukan saja beragam festival seni budaya yang kian melestari, namun juga industri kreatif yang meletakkan kebudayaan dan kesenian sebagai dasar kreativitas.

Sayang, riuh industri kreatif berbasis budaya ini kesulitan bergerak di menyempitnya ruang di Yogyakarta. Pelaku industri kreatif, baik UKM dan UMKM tak punya pilihan lain selain memajang karya mereka di ruang maya melalui media sosial seperti instagram, twitter, facebook, dan lain sebagainya. Kelemahannya, ruang maya bersifat lebih semiotik ketimbang dunia nyata dan berujung banyak pertanyaan mengemuka karena karya tak bisa diraba.

Membanjirnya produk kreativitas anak muda di Yogyakarta yang belum mendapat dukungan penuh dari masyarakat jadi alasan Pandora Hunt, Komunitas Creative Market Yogyakarta menggelar event bertajuk Pandora Hunt 2016 Indonesian Creative Market Festival bertema "From Nothing To Something". Event ini akan digelar mulai Jumat (23/09/2016) hingga Minggu (25/09/2016) di Halaman Depan Jogja Bay Waterpark mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB. Event ini adalah lanjutan dari rangkaian acara pembuka Road To Pandora Hunt 2016 “A Journey of Treasure” yang sukses digelar bulan juli lalu.

Pandora, dalam bahasa Yunani bermakna mendapat banyak hadiah. Event ini memang sengaja meminjam sosok mitologi Yunani itu yang dikenal sebagai manusia serba berkemampuan. Sosok Pandora inilah yang merepresentasikan anak-anak muda Yogyakarta yang punya banyak kemampuan dan multitaleta, entah dalam kanal ekonomi bisnis kreatif sampai perihal kebudayaan dan seni. Apa yang mereka punya, baik dari karya sampai komitmen mendukung industri kreatif di Yogya merupakan hadiah yang tidak ternilai dari Yogyakarta.

"Melalui event ini kami akan melakukan suatu movement untuk mengangkat teman – teman UMKM dan Industri kreatif sehingga melalui event ini mereka mendapatkan perhatian dari masyarakat luas. Event ini pun direncanakan berlangsung setiap tahun dan menjadi ajang show of para pelaku usaha industri kreatif dan UMKM,” ungkap Angela Raharjo selaku Director & Founder Pandora Hunt Indonesia.

Dalam event Pandora Hunt: "From Nothing to Something" nanti jumlah rumah pelaku industri kreatif jauh lebih banyak dari gelaran yang pertama. Event ini akan diramaikan oleh 85 pelaku usaha industri kreatif yang berasal dari wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. 35 pelaku usaha akan menggoyang lidah dengan karya masakan dan minuman kreativitas mereka sendiri lalu sebanyak 50 usaha industri kreatif dan UMKM juga akan memamerkan karya mereka ke masyarakat.

Selain diisi oleh stand-stand dari para pelaku usaha, tiga hari Pandora Hunt 2016 juga akan diramaikan dengan Talkshow interaktif mengenai dunia usaha dalam perspektif gaya hidup kekinian bertema “Kaya ala anak muda" dengan pembicara Nasional seperti Lulut Wahyudi (Director of Kustomfest Indonesia), Daniel Tumiwa (CEO OLX Indonesia), dan Vera Collondum (CEO & Founder Yayasan Cinta Anak Bangsa).

Tidak hanya menyajikan acara edukatif, Pandora Hunt 2016 juga akan diramikan dengan panggung musik yang diisi musisi-musisi berkualitas. Di panggung terbuka bakal ada band lokal asyik seperti Cjengky, Om Waves feat Xena Xenita, Regals, THDLS, Andrei Maryen &Melanesian, Roots, Karnaluha, dan Jamphe Johnson. Sedangkan di special show akan ada Payung Teduh, The Finest Tree, Ilona ATSP, dan Batiga, Sabtu (24/09/2016) malam dengan harga tiket presale Rp 35-40 ribu dan on the spot Rp50 ribu.

"Di Event ini Pandora Hunt Indonesia bekerjasama dengan Jogja Bay Waterpark juga akan menampilkan Fire Dance Pirates Attraction Show yang pertama di Indonesia. Seniman mural pun akan turut tampil memeriahkan event ini dengan mengadakan Live Mural selama 3 hari,” ujar Raditya Nursasongko selaku Project Manager Pandora Hunt Indonesia

Event ini tidak diharapkan hanya sekadar menjadi ruang pamer karya anak-anak muda Yogyakarta saja. Pandora Hunt adalah sebuah gerakkan untuk mendobrak kesadaran masyarakat dalam dan luar Yogya tentang kekayaan yang selama ini nyaris terpinggirkan. Pandora Hunt adalah gerakkan untuk memotivasi anak-anak muda lainnya sehingga industri kreatif dapat terus berkembang pesat menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia dan dapat melahirkan pelaku industri kreatif baru yang dapat meramaikan dunia bisnis dan kebudayaan di Indonesia.

"Sudah bukan zamannya lagi industri kreatif hanya wacana. Kami mengajak masyarakat bersama-sama mewujudkannya dengan tindakan nyata. Panjang umur industri kreatif Indonesia," tutup Angela. (*)

 

BERITA REKOMENDASI