Bank Dunia Puji Indonesia, Ini Alasannya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Country Director Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo A Chaves menilai, langkah pemerintah dalam menyikapi pelemahan nilai tukar Rupiah sudah tepat. Nilai tukar Rupiah akhir-akhir ini memang cukup tertekan akibat sentimen ekonomi global. Hingga saat ini, Rupiah parkir di level Rp14.800-an.

"Saya pikir tanggapan pemerintah telah sangat baik, dalam arti bahwa pemerintah bekerja sama dengan bank sentral," kata di di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Rodrigo juga mengatakan, pemerintah sangat tepat jika memperbaiki defisit fiskal dan defisit transaksi berjalan. Dua hal tersebut dinilai bisa memperbaiki nilai tukar Rupiah.

"Saya pikir mereka respon mereka sangat dipercaya, dan pendekatannya yang sangat baik untuk mengendalikan apa yang terjadi," kata Rodrigo.

Sebagai informasi, pemerintah resmi menaikkan pajak impor dari 1.147 komoditas. Sebanyak 210 item komoditas tarif PPh 22 naik dari 7,5% menjadi 10%. Termasuk dalam kategori ini adalah barang mewah seperti mobil CBU, dan motor besar.

Sementara 218 item komoditas, tarif PPh 22 naik dari 2,5% menjadi 10%. Ada juga 719 item komoditas, tarif PPh 22 naik dari 2,5% menjadi 7,5%. (*)

BERITA REKOMENDASI