Bantu Pergudangan Tersistem UMKM, JNE Luncurkan Friendly Logistic

YOGYA, KRJOGJA.com – JNE resmi memperkenalkan layanan terbaru bertajuk Friendly Logistic, Senin (16/9/2019). Berkolaborasi bareng Canal, JNE ingin membantu perkembangan Usaha Mikro Kecil Menangah (UMKM) dari sisi pergudangan yang tersistem. 

Head of Regional JNE Jateng-DIY, Marsudi mengungkap warehouse baru yang diluncurkan untuk Friendly Logistic perdana tersebut memiliki luas 400 meter persegi dan kemampuan pengelolaan gudang hingga 5000 unit. Menurut dia, layanan tersebut memiliki konsern membantu UMKM mengembangkan bisnis karena mereka bisa fokus pada produksi dan sales saja. 

“Logistiknya sudah ditangani oleh layanan Friendly Logistic ini, penyimpanan barang dan pengiriman tak perlu dipikirkan lagi oleh teman-teman UMKM. Mereka hanya fokus produksi dan sales saja, kita membantu pergudangan yang tersistem,” ungkapnya di sela acara peresmian. 

Sistemnya menurut Marsudi, UMKM tinggal menitipkan barang di Friendly Logistic JNE. Ketika ada pesanan masuk, UKM tinggal meneruskan ke JNE yang nantinya akan tersistem langsung hingga barang tiba di alamat pemesan. Friendly Logistic sendiri bisa melayani sistem pergudangan untuk berbagai jenis barang seperti makanan, minuman, kosmetik, fashion, craft hingga produk-produk lainnya. 

“Canal nanti mereka mengatur bagaimana menjaga kualitas atau bahkan membantu memahami barang seperti apa yang laku dijual di pasaran. UMKM bisa tahu detail harus produksi barang seperti apa, termasuk packagingnya agar menarik. Semua bisa dibantu,” tandas dia. 

Sementara CEO Canal, Rifki Ali Hamidi menambahkan selama ini UMKM memiliki masalah terkait pergudangan dan SDM yang begitu meresahkan. “Mereka bingung mencari tempat menyimpan barang yang aman, bebas tikus dan aman, di sisi lain maintenance gudang cukup mahal. Maka kami bentuk Canal yang lalu berkolaborasi dengan JNE untuk mengatasi masalah pergudangan ini,” ungkapnya. 

Canal berharap adanya Friendly Logistic bisa membantu UMKM untuk fokus pada produksi dan marketing produk saja. “Sesuai nama Friendly, harganya pun kami buat sangat murah sekitar 2,5 persen dari harga barangnya. Tujuannya benar-benar untuk memaksimalkan teman-teman UMKM berkembang,” tandas dia. (Fxh)

JNE

BERITA REKOMENDASI