Bekraf Terbitkan Buku Panduan Pendirian Usaha Ekonomi Kreatif

CIREBON, KRJOGJA.COM – Yogyakarta menjadi salah satu kota andalan ekonomi kreatif di Indonesia. Setidaknya di Kota Gudeg ini ada tiga bidang usaha ekonomi kreatif yang sudah berkembang pesat yakni fashion, kuliner dan kriya.

Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) kini gencar mengembangkan pengusaha muda ekonomi kreatif di daerah-daerah. Untuk memudahkan masyarakat dalam pengembangan produk ekonomi kreatif telah diterbitkan buku panduan pendirian usaha bidang ekonomi kreatif.

"Selain itu BeKraf  juga membuat peta kota kota  ekonomi kreatif di tanah air," jelas Ari Juliano Gema, Deputi Fasilitasi HKI & Regulasi BeKraf di sela sosialisasi buku panduan pendirian usaha bidang ekonomi kreatif di hotel Luxton Cirebon Jawa Barat, Sabtu (23/7). 

BeKraf kini juga melakukan pemetaan kota pengembangan usaha ekonomi kreatif. Secara umum kota-kota di Indonesia memiliki potensi tiga bidang usaha ekonomi kreatif seperti Yogyakarta.: fashion, kuliner dan kriya. 

Diantara tiga bidang itu ada kota yang secara spesifik mengembangkan produk ekonomi kreatif. "Contohnya Ambon menjadi pengembang bidang musik," jelas Ari. 

BeKraf terus berupaya menumbuhkan ekononi kreatif agar ke depan bisa menjadi tulang punggung ekonomi bangsa. Memang sekarang sudah terus bertambah penduduk yang terjun menjadi wirausaha. Tapi jika dibandingkan dengan Singapura, Malaysia, Jepang dan Cina prosentase masih kecil. "Kita masih terus memberi kemudahan masyarakat untuk membuka usaha baru," katanya.

Pembuatan buku panduan salah satu untuk memudahkan masyarakat untuk mengembangkan usaha bidang ekonomi kreatif. Penerbitan buku panduan atas kerjasama BeKraf dengan Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPKwu) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo,  Dr Sugiharjo MP.-(Qom) 

BERITA REKOMENDASI