Bersinergi dengan Pemerintah, Pebisnis Online Agar Tak ‘Deg-degan’

YOGYA, KRjogja.com – Banyak pelaku bisnis online yang mengaku terus merasa 'deg-degan'. Pasalnya media sering memberitakan bahwa banyak pihak menginginkan mereka turut menyumbang pajak. Para pelaku bisnis online itu bukannya ingin lari dari kewajiban pajak, namun mereka merasa regulasi pemerintah belum jelas dan susah untuk diikuti.

"Oleh karena itu kami butuh bersinergi oleh pemerintah. Butuh support dari pemerintah untuk potensi UMKM digital yang begitu besar ini, sebenarnya regulasinya gimana? Makanya kita undang sekitar 300.000 pebisnis online ketemuan di Jogja, kita juga dapat support dari pemerintah di sini untuk penyelenggaraannya," jelas Arifin Wicaksono selaku ketua panitia Jogja Digital Marketer Summit and Expo (JDMSE) yang akan diselenggarakan 20-23 September, Senin (04/09/2017).

Tak hanya soal regulasi, kesulitan yang kerap dirasakan oleh para pebisnis online adalah masalah pengiriman barang dan proses transaksi. Salah satu contohnya ketika pebisnis dari Yogyakarta mengirim barang kepada konsumen yang ada di Papua, ongkos kirimnya hampir mendekati harga barang satu itemnya.

"Kami membutuhkan kerjasama dengan pihak-pihak yang support bisnis online dari bisnis pengiriman barang. Kemudian juga perlu support dari produk perbankan untuk mempercepat transaksi online," papar Wicaksono.

Anggota Jogja Digital Creative Widyo Supeno mengatakan bahwa saat ini bisnis online yang memiliki omset 100 juta rupiah sampai milyaran rupiah berjumlah ratusan. Menurutnya hal tersebut adalah potensi yang sangat besar untuk menghidupkan perekonomian saat ini. Pasalnya, jasa pengiriman barang mendapat sumber penghidupan sebanyak 80-90 persen dari bisnis-bisnis online di sekitarnya.

"Tapi jumlah itu belum didata sama pemerintah. Padahal perputarannya bisa satu triliun sendiri, jauh lebih besar dari APBD. Memang ini belum banyak diekspos," ujar Supeno. Harapannya dengan diselenggarakannya JDMSE dapat menyelesaikan hambatan para pelaku bisnis online dan pihak yang terkait agar kekuatan bisnis online bisa maksimal.(MG-07)

BERITA REKOMENDASI