Cabai Rawit Picu Inflasi Kota Yogyakarta Capai 0,08 Persen

Sugeng menegaskan komoditas yang mengalami kenaikan sehingga memberikan andil mendorong terjadinya inflasi diantaranya cabai rawit dan bawang merah naik 18,75 persen dan 13,91 persen dengan memberikan andil masing-masing sebesar 0,04 persen. Sebaliknya komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menahan inflasi diantaranya beras turun 1,78 persen dengan andil -0,05 persen, angkutan udara turun 2,32 persen dengan andil -0,03 persen dan lainnya.

” Inflasi terjadi karena naiknya harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga konsumen kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,38 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,04 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,21 persen, kelompok kesehatan 0,38 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,11 persen serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,07 persen,” tuturnya.

Lebih lanjut Sugeng menyampaikan kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok pakaian dan alas kaki 0,05 persen, kelompok transportasi 0,19 persen, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,02 persen serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,32 persen. Adapun kelompok yang relatif stabil yaitu kelompok pendidikan.

BERITA REKOMENDASI