Corona Kerek Harga Beras di Tengah Panen Raya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Perum Bulog menyatakan harga beras medium yang masih stabil tinggi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) disebabkan karena permintaan terhadap komoditas tersebut yang juga meningkat di saat pandemi COVID-19.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Tri Wahyudi Saleh, di Jakarta, Rabu (15/4 2020), menjelaskan bahwa umumnya harga beras cenderung stabil dengan musim panen raya padi yang sudah tiba pada April ini. Namun, sebagai antisipasi memenuhi kebutuhan pangan saat pandemi COVID-19, serta aturan Pembatasan Sosial Berskala Tinggi (PSBB) membuat permintaan terhadap beras juga ikut meningkat.

“Banyak kepala daerah yang membeli beras ke Bulog. Kemudian banyak lembaga-lembaga sosial untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya dalam rangka PSBB, atau mengantisipasi pandemi Corona. Jadi ini banyak permintaan. Pada saat pasokan tinggi harga justru meningkat,” kata Tri dalam diskusi virtual yang diselenggarakan CIPS.

Tri menjelaskan bahwa rata-rata harga beras medium masih di atas Rp10.000 per kg. Sementara itu, herga beras medium di Jawa, Lampung dan Sumatra Selatan ditetapkan sebesar Rp9.450 per kg, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan atau Permendag Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras.

BERITA REKOMENDASI