Cukai Rokok Tahun 2020 Tak Perlu Naik, Ini Alasannya

JAKARTA.KRJOGJA.com – Dalam mengatasi permasalahan ekonomi nasional yang memburuk akibat wabah Covid-19 selama beberapa bulan ini, pemerintah perlu menjaga sisi demand (permintaan) dan supply (penyediaan) masyarakat. Dari sisi demand, masyarakat harus terus bekonsumsi.

Untuk itu pemerintah perlu memberikan bantuan, baik bantuan langsung tunai (BLT) atau subsidi kepada masyarakat yang kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sekaligus melakukan konsumsi. Sementara dari sisi supply, pemerintah berkewajiban untuk menjaga agar industri di tanah air tetap berpoduksi. elain untuk menjaga ketersediaan stok berbagai barang yang dibutuhkan masyarakat, juga agar tenaga kerja tetap terserap, juga ada pajak yang dapat dibayarkan kepada negara sehingga negara juga memiliki pendapatan.

“Jika kita bicara pemulihan ekonomi, kita bicara sektor mana yang bisa bertahan, sektor mana yang bisa cepat pulihnya. Untuk itu pemerintah perlu mendeteksi industri apa saja yang punya daya tahan yang baik selama wabah Covid 19 ini,” ujar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya, Prof Dr Chandra Fajri Ananda di Jakarta, kemarin.

Chandra Fajri mengatakan, industri yang bertahan biasanya bahan bakunya tersedia di dalam negeri, sehingga tidak terganggu dengan adanya wabah Covid-19 yang melanda seluruh dunia. “Salah satu industri yang bertahan itu adalah industri hasil tembakau atau industri rokok,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI