Danone SN Indonesia dan LIPI Jajaki Kolaborasi Riset dan Inovasi Pangan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Di tengah masa pandemi, perhatian lebih harus diberikan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi harian anak. Dengan menurunnya pemasukan keluarga dan tantangan baru dalam mengakses fasilitas kesehatan, anak-anak tidak hanya rentan terhadap penyakit infeksi, tetapi juga terancam menderita malnutrisi yang dapat menyebabkan stunting.

Untuk mendukung pencegahan stunting di masa pandemi, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia menjajaki kolaborasi riset dan inovasi bersama LIPI dalam ‘Forum Diskusi Kolaborasi Penelitian dan Teknologi untuk Mendukung Gizi Anak di Masa Pandemi’ Rabu 8 Juli 2020. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kolaborasi produksi 5.000 produk Probarz dan 4.000 produk Aitamie yang diproduksi dan didistribusikan untuk dukung gizi anak terdampak pandemi.

Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D., Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional yang hadir dalam forum diskusi, menegaskan bahwa stunting merupakan isu yang prioritas dalam pembangunan nasional karena dapat menjadi muara dari permasalahan pembangunan yang ada, terutama jika menyangkut kualitas sumber daya manusia (SDM). “Masalah sumber daya manusia bukan hanya masalah pendidikan. Tanpa kesehatan dasar yang baik sejak kecil, seorang anak tidak akan bisa bersekolah dan berprestasi baik dalam pendidikan. Riset dan inovasi seperti teknologi pengolahan pangan sangat penting dan harus bisa mendorong pangan yang mudah dijangkau oleh masyarakat,” tambah Bambang.

BERITA REKOMENDASI