Dihambat Covid-19, Laju Inflas April 0,08 Persen

JAKARTA, KRJOGJA.com – Laju inflasi bulan April 2020 melambat bila dibandingkan dengan bulan Maret 2020. Bahkan bila dibandingkan dengan inflasi pada bulan puasa, maka inflasi bulan puasa akali ini juga juah lebih rendah. Hal ini dikarenakan, kurangnya permintaan akan barang dan jasa, turunnya aktivitas masyarakat, serta pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ditetapkan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus korona atau covid -19.

Adapun laju inflasi lada bulan April 2020 sebesar 0,08 persen, sementara pada bulan Maret 2020, inflasi tercatat sebesar 0,10 persen. Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April) 2020 sebesar 0,84 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2020 terhadap April 2019) sebesar 2,67 persen.

“Biasanya bulan ramadan ada peningkatan inflasi, karena permintaan barang dan jasa, tapi karena covid-19, pola inflasi ini berubah. Inflasi pada bulan April 2020 melambat di bandingkan bulan Maret 2020,” kata Kepala Badan Pusat Statistik ( BPS) Suhariyanto, di Jakarta, Senin (4/5).

Dikatakan, untuk inflasi inti pada April 2020 mengalami inflasi sebesar 0,17 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari– April) 2020 sebesar 0,79 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (April 2020 terhadap April 2019) sebesar 2,85 persen.

BERITA REKOMENDASI