DIY Punya Potensi Produk Herbal Luar Biasa

YOGYA, KRJOGJA.com – DIY memiliki potensi yang luar biasa akan produk-produk herbal baik untuk kesehatan maupun kecantikan yang perlu dikembangan semaksimal mungkin. Bahkan produk herbal mempunyai peluang besar untuk dipasarkan ekspor atau internasional seiring berkembangnya gaya hidup wellness di masa pandemi Covid-19. Untuk itu, produk herbal harus memenuhi setidaknya tiga persyaratan utama yaitu legalitas, kualitas dan kontinuitas.

“Kami sempat berdiskusi dengan Kementerian Koperasi dan UKM bahwa produk herbal dari DIY memiliki peluang yang memang sangat besar dikembangan mengarah agar go internastional. Untuk itu, kita harus mulai menjajaki dan menggali potensi berbagai produk-produk herbal yang dimiliki, lalu baru kita optimalkan,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi di Yogyakarta, Minggu (24/7/2022).

Siwi mengakui meskipun DIY memiliki potensi besar produk herba namun masih perlu ditingkatkan terutama agar bisa naik kelas tembus ke pasar ekspor. Agar bisa menembus pasar ekspor tersebut, maka produk herbal tersebut harus mempunyai legalitas, kualitas produk dan kontinuitas produk. Dalam hal ini, pihaknya terus perlahan berupaya mendorong pelaku usaha produk herba di DIY yang notabene masih berskala UMKM agar bisa memenuhi persyaratan tersebut.

“Untuk memenuhi kebutuhan pasar harus maka harus dipastikan pula ketersedian bahan bakunya, ini yang sebenarnya harus kita petakan. Kita harus tahu kemauan pasar atau konsumen, tetapi potensi terkait para pelaku UMKM-nya untuk mengarah kesana sangat punya potensi yang luar biasa bertumbuh. Tetapi masih harus didata, kita masih memerlukan kesepakatan bersama akan produk herbal tersebut,” tandasnya.

Selain itu, Siwi menyampaikan perlu adanya dukungan pola pikir atau mindset kesehatan holistik yang menyeluruh baik masyarakat dan pelaku usaha. Setidaknya para pelaku UMKM sudah mulai melirik dan melihat terhadap culture kesehatan holistik seperti program wellness. Terlebih pasca pandem pengalaman konsumen lebih diutamakan produknya paling banyak produk herbal untuk kesehatan seperti produk minuman herbal wedang uwuh dan ikon minuman jamu lainnya yang memiliki potensi dan terus ditumbuhkan.

“Pasarnya sudah ada sesuai produk herba masing masing dan ada beberapa yang sudah mendapatkan sertifikat izin edar. Kami pun ada pembinaan dan fasilitasi kepada pelaku UMKM herbal seperti persyaratan legalitas, mindset sumber daya manusianya, berjejaring dengan BRIN agar yang tadinya informal menjadi formal hingga pemasaran digital. Kita juga bekerjasama dengan hotel hotel di DIY agar menyajikan makanan dan minuman herbal,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI