DPR : Proyek 35 Ribu MW Perlu Terobosan

JAKARTA (KRjogja.com) – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta PT PLN (Persero) untuk berkomitmen penuh atas target penyelesaian mega proyek di sektor ketenagalistrikan, program pembangunan listrik dengan kapasitas 35.000 megawatt (mw).

Wakil Ketua Komisi VII Syaikul Islam Ali mengatakan, banyak yang menyebutkan realisasi megaproyek ketenagalistrikan tersebut banyak mengalami kendala-kendala, mulai dari proses tender. "Kita semua berharap proyek 35.000 mw tepat waktu," kata Syaikul di Jakarta, Kamis (01/09/2016).

Pria yang berasal dari Fraksi PKB ini menyebutkan, Kementerian ESDM untuk bisa mengambil terobosan-terobosan untuk menyelesaikan masalah-masalah tender proyek 35.000 mw. "Komisi VII meminta pemerintah mengambil terobosan terkait permasalahan tender beberapa pembangkit," tambahnya.

Tidak hanya itu, kata Syaikul, seluruh kalangan yang terkait dengan program 35.000 mw ini juga seharusnya bergerak bersama, agar pembangunannya dapat diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.

"Ini proyek krusial kita semua, jangan ada yang mengambil manfaat dari kesalahan pihak lain," tandasnya.

Diketahui, sejumlah kasus tender pembangkit 35.000 MW yang bermasalah seperti PLTU Jawa 5, PLTGU Jawa 1, PLTU Sumsel 9 dan 10, serta PLTU Jawa 7 bisa berdampak mundurnya penyelesaian program nasional tersebut tepat waktu. (*)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI