Ekspor Barang DIY Tertekan, Sebaliknya Impor Naik

Sugeng menjelaskan Pakaian Jadi Bukan Rajutan (62), Perabot, Penerangan Rumah (94) dan Barang-barang Rajutan (61) merupakan tiga kelompok komoditas dengan nilai ekspor tertinggi DIY pada April 2021. Masing-masing sebesar USD 14,1 juta, USD 7,3 juta dan USD 4,4 juta.

“Nilai impor DIY 13,9 juta atau naik 17,80 persen dibanding Maret 2021. Secara kumulatif, nilai impor Januari sampai April 2021 mencapai USD 49,7 juta atau naik 40,48 persen dibanding periode yang sama 2020,” katanya.

Lebih lanjut, Sugeng menyampaikan negara pemasok barang impor terbesar April 2021 di DIY adalah China dengan nilai USD 5,2 juta, kemudian disusul AS USD 2,7 juta dan Hongkong USD 2,6 juta. Tiga besar kelompok komoditas impor pada April 2021 adalah Filamen Buatan (54) dan Lokomotif dan Peralatan Kereta Api (86) masing-masing sebesar USD 1,9 Juta serta Kain Ditenun Berlapis (59) sebesar USD 1,5 juta. (Ira)

BERITA REKOMENDASI