Facebook Terancam Rugi Rp27,51 Triliun

WASHINGTON, KRJOGJA.com – Masa depan Facebook sedang dipertaruhkan. Sekitar 3% atau USD2 miliar atau Rp27,51 triliun (kurs rupiah Rp13.750 per USD) sekira pendapatan iklan tahunan Facebook terancam hilang.

Para pakar teknologi menyatakan skandal Facebook dan Cambridge Analytica bisa menjadi awal titik balik keruntuhan perusahaan jejaring sosial terbesar di dunia itu. 

Kepala Strategi GBH Insights, Daniel Ives yang mengamati perkembangan popularitas Facebook melalui GBH Tech Tracker menyatakan, reputasi jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg tersebut sedikit demi sedikit mulai terkikis.

Sentimen negatif publik terhadap perusahaan yang berkantor pusat di Menlo Parkitu kian hari kian meningkat, terutama publik Amerika Serikat (AS). ”Sekitar 15% penggunanya memutuskan untuk menutup akun mereka,” kata Ives dikutip cnbc.com. Data itu mendorong GBH Insights meramalkan potensi kerugian yang akan ditelan Facebook dalam beberapa waktu ke depan.

Sejauh ini, menurut GBH Insights, kerugian akibat skandal pembobolan data masih terkendali. Selama menjalani sidang di hadapan Kongres AS di Capitol Hill, CEO Facebook Mark Zuckerberg menegaskan per usahaannya memetik keuntungan dari periklanan.

Model bisnis itu dijalankan sejak awal berdirinya Facebook. Sebelumnya Senator Orrin Hatch mempertanyakan model bisnis Facebook yang menjajakan layanan secara gratis. ”Kami menghasilkan semua pendapatan kami dari penjualan lapak iklan kepada para vendor,” ungkap Zuckerberg. (*)

BERITA REKOMENDASI