Februari, RI Alami Deflasi 0,08 Persen

JAKARTA, KRJOGJA.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Februari 2019 terjadi deflasi sebesar 0,08 persen. Dari 82 kota yang di data sebanyak 69 kota mengalami deflasi dan 13 kota mengalami inflasi. 

Menurut Deputi Kepala BPS Yunita Rustanti, di Jakarta, Jumat (1/3),  deflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 2,11 persen  dan terendah terjadi di Serang sebesar 0,02 persen. Sementara inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 2,98 persen dan terendah terjadi di Kendari sebesar 0,03 persen.

Dikatakan, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu  kelompok bahan makanan sebesar 1,11 persen.  Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,31 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,25 persen; kelompok sandang sebesar 0,27 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,36 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,11 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,05 persen.

Adapun tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Februari) 2019 sebesar 0,24 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2019 terhadap Februari 2018) sebesar 2,57 persen. Komponen inti pada Februari 2019 mengalami inflasi sebesar 0,26 persen. 

Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Februari) 2019 sebesar 0,56 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Februari 2019 terhadap Februari 2018) sebesar 3,06 persen. (Lmg)

 

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI