Hadapi Tahun 2022, Komisi Ajak Sales Jangan Kuper

YOGYA, Jogjaaja.com – Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) dpd Yogyakarta melakukan talkshow siaran radio di SMART FM Yogyakarta. Acara rutin setiap kamis pukul 15.00 – 16.00 wib bertajuk “SALES METHOD Inspirasi Komisi, Praktisi Berbagi” ini, mengangkat judul 10 Alasan Jadi Sales Jangan Kuper.

Acara yang dipandu oleh  Victory Cahya Adi atau yang lebih dikenal sebagai Vito,  penyiar senior Smart FM,  berlangsung selama satu jam, menghadirkan dua srikandi KOMISI
Anastasia Setyo Lestari selaku Ketua KOMISI Yogyakarta dan Sekar Tyas Nareswari, Ketua divisi vokasi KOMISI Nasional.

“Apakah ada sales yang kuper alias kurang pergaulan? Lalu apa saja sepuluh alasan yang menegaskan bahwa sepenting apakah sebuah networking itu bagi sales?”, ujar Vito membuka diskusi

Sekar,  yang juga merupakan Store Manager Ace Hardware memaparkan bahwa  sales person tidak boleh alergi untuk menambah relasi terutama dengan sesama teman yang memiliki profesi sales, baik yang bergerak dalam bisnis yang sama alias pesaing atau bergaul dengan sales yang berbeda bisnisnya.

“Tahun 2022 adalah tahun kolaborasi. Dimana kemampuan berkolaborasi antar sales, akan memberi kekuatan dan kelenturan sebagai daya ungkit yang cepat, yang diperlukan sebagai strategi meraih target. Bisa dikatakan sales yang hanya seperti katak dalam tempurung, cuma konsentrasi pada seputar produk dan pelanggannya saja tanpa membuka relasi dengan sesama sales, akan kehilangan efektivitasnya dan kehilangan peluang melejitkan keuntungan baik bagi pengembangan dirinya dan perusahaannya”, papar Sekar yang merupakan mahasiswa Pasca Sarjana Magister Manajemen Atma Jaya Yogya.

Sekar memperumpamakan sales kuper bak katak yang bersuara keras, namun tidak mengetahui dunia luar karena terperangkap nyaman dalam sebuah tempurung. Sama halnya dengan salesperson yang berjualan di zona nyamannya sendiri dan berdiam diri, melakukan hal sama secara berulang, merasa diri sudah cukup baik, dan hanya berkutat pada produk atau pelanggan, sehingga mengabaikan  networking dan silaturahmi antar sales, diprediksi bakalan kehilangan momentum dalam mengisi tahun 2022, tahun harapan dan kejayaan sales setelah tahun tahun sebelumnya penuh perjuangan dalam pandemi.

Ana narasumber kedua, memperjelas argumen tersebut melalui pengalaman pribadinya,  bagaimana keberuntungan yang didapatkan setelah bergabung dalam Komunitas Sales Indonesia, rumahnya para sales berkumpul, networking antar sales menghasilkan kekuatan baru yang tidak terpikirkan sebelumnya, sehingga KOMISI sendiri memfasilitasi perjumpaan para sales dengan diadakannya networking dinner.

“Kami sediakan ajang untuk silaturahmi antar sales. Kali pertama di awal 2022, kami gelar networking dinner secara offline, dengan menghadirkan founder KOMISI sekaligus sales trainer mumpuni, bapak Dedy Budiman yang membawakan materi berjudul Sales Like A Tiger pada Jumat Malam di Khas Tugu Hotel Yogyakarta “, jelas Ana

Lebih lanjut Ana menjelaskan bahwa setiap acara yang diadakan oleh KOMISI, tidak berorientasi memupuk keuntungan financial, kalaupun ada biaya pendaftaran, harus murah dan sangat terjangkau dengan fasilitas yang luar biasa mewah untuk menghargai dan mengangkat profesi sales sebagai profesi yang terhormat.

“Setiap acara dipatok dengan harga yang tidak masuk akal, pendaftaran hanya seratus ribu saja, namun menghadirkan trainer nasional yang notabene butuh transport dan akomodasi, ditambah pula diadakan di hotel mewah dan include konsumsi, ini bentuk komitmen kami untuk memajukan rekan-rekan agar mampu menjadi sales yang up to date alias kekinian dan tentunya pembicara yang diundang, bersedia tanpa pamrih, hanya semata mata memajukan profesi sales Indonesia”, kata Ana yang juga merupakan Business manager Koala Plus.

Adapun sepuluh alasan jangan jadi sales kuper yang dipaparkan dalam talkshow tersebut adalah kebutuhan untuk menambah wawasan baru, membantu promosi diri alias marketing your self, melejitkan income, peluang kolaborasi bisnis yang berjalan, meningkatkan nama profil perusahaan dan pribadi, menerima secara matang persaingan yang sehat, membantu ambil keputusan dan strategi, memperluas jaringan bisnis, membuka peluang bisnis baru dan yang terakhir adalah memberi kesempatan yang tak terpikirkan, yang dibacakan kembali oleh Vito di akhir sesi.

“Networking dinner para sales yang diadakan Jumat 7 November yang meghadirkan Founder Komisi tentunya kami beri kesempatan untuk pendengar smart fm yang menyimak siaran kami,  mendapatkan diskon pendaftaran sebesar 10% dan nantinya semua peserta bergabung dalam grup
Komunitas Sales dpd Yogyakarta, sebagai sarana agar sales tidak kuper”, pungkas Sekar. (*)

 

BERITA REKOMENDASI