Harga Tiket Mahal, Jumlah Penumpang Pesawat Turun

JAKARTA, KRJOGJA.com – Akibat mahalnya tarif angkutan udara, membuat jumlah penumpang  angkutan udara mengalami penurunan dan penumpang akhirnya beralih ke angkutan kapal laut dan kerta api. Selama Januari-April 2019 jumlah penumpang domestik mencapai 24 juta orang atau turun 20,50 persen  dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 30,2 juta orang.

Sementara jumlah penumpang intemasional mencapai 5,9 juta orang atau naik 3,21 persen dibanding periode yang sama tahun 2018. 
“Karena tarif angkutan udara meningkat, maka selama Januari-April 2019 jumlah penumpang domestik mencapai 24 juta orang atau turun 20,50 persen  dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 30,2 juta orang,” kata Kepala Badan Pusat Statistik ( BPS) Suhariyanto, di Jakarta.

Dikatakan, untuk penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada April 2019 sebanyak 5,7 juta orang atau turun 6,26 persen dibanding Maret 2019 yang mencapai 6,03 juta orang.
Sementara untuk penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 3,44 persen menjadi 1,5 juta orang. Sedangkan jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada April 2019 tercatat 1,8 juta orang atau naik 5,30 persen dibanding Maret 2019.

Jumlah barang yang diangkut naik 3,72 persen menjadi 25,4 juta ton. Selama Januari-April 2019 jumlah penumpang mencapai 6,9 juta orang atau naik 5,74 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2018. Demikian juga dengan jumlah barang yang diangkut naik 4,26 persen atau mencapai 96,4 juta ton. 

Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada April 2019 sebanyak 35,8 juta orang atau naik 0,16 persen dibanding Maret 2019. Jumlah barang yang diangkut turun 7,79 persen menjadi 3,9 juta ton.  Selama Januari-April 2019 jumlah penumpang mencapai 138,6 juta orang atau naik 0,68 persen dibanding periode yang sama tahun 2018 dan jumlah barang yang diangkut naik 4,88 persen atau mencapai 16,1 juta ton. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI