Industri Digital Kreatif Jadi Penggerak Perekonomian DIY

Menurut Sensus Penduduk 2020, Yuna menjelaskan jumlah penduduk DIY mencapai 3,67 juta jiwa dengan pengguna internet sebesar 2,74 juta jiwa dengan prosentase sekitar 73,5 persen. Sebagai Kota Pelajar yang memiliki lebih dari 20 perguruan tinggi dengan program pendidikan teknologi informasi atau informatika, DIY menjadi pilihan pertama para pelaku ekonomi digital dalam mendapatkan tenaga kerja kreatif dalam bidang teknologi di Indonesia.

“Dengan tingginya potensi industri digital di DIY sebagai modal pengembangan industri digital kreatif, tentunya membawa harapan yang tinggi pula. Meskipun DIY menjadi salah satu leading sector industri digital kreatif, namun industri kreatif DIY belum masuk dalam supply chain peta industri kreatif global,” terang Yuna.

Hal tersebut menjadi perhatian bersama, bahwa secara talenta sudah mumpuni tetapi secara industri dibutuhkan perbaikan sehingga bisa masuk dalam supply chain industri kreatif secara global. Kendala teknisnya antara lain kesenjangan teknologi, akses teknologi dan kurangnya literasi digital yang masih menjadi penghambat perkembangan industri digital kreatif di DIY. Selain itu, dukungan Pemda yang masih kurang karena sejatinya merupakan tanggungjawab lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga perlu kolaborasi dan sinergi bersama. (Ira)

BERITA REKOMENDASI