Industri Furnitur Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Perindustrian menilai, industri furnitur di Indonesia mengalami kebangkitan dan berpotensial untuk terus bertumbuh dan berkembang.

Pada periode Januari-Oktober 2018, nilai pengepalan produk mebel dan kerajinan kayu nasional tercatat mencapai USD1,4 miliar. Mengalami kenaikan 4,83% dari periode yang sama di tahun 2017.

Dilansir dari Instagram resmi Kemenperin RI, @kemenperin_ri, Minggu (2/12/2018), sektor ini mencatatkan surplus sebesar USD99,1 juta pada Oktober 2018. "Industri furnitur ini juga mempunyai peranan strategis dalam memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya melalui kinerja ekspor. Pada neraca perdagangannya, industri furnitur termasuk ke dalam catatan positif," demikian tertulis.

Selain berorientasi ekspor, industri furnitur juga merupakan sektor padat karya. Hingga saat ini, jumlah sektor ini sebanyak 160 ribu unit usaha dengan menyerap tenaga kerja lebih dari 480 ribu orang.

Beberapa langkah strategis pun dilakukan guna memacu pertumbuhan dan pengembangan industri furnitur, antara lain melalui program bimbingan teknis produksi, sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Standar Nasional Indonesia (SKKNI), restrukturisasi mesin dan peralatan, fasilitasi perpanjangan sertifikasi legalitas kayu, serta menjalankan kegiatan promosi. (*)

BERITA REKOMENDASI