Industri Jamu Jadi Potensi Tersembunyi RI

JAKARTA (KRjogja.com) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan industri kosmetik dan jamu merupakan salah satu industri yang stategis dan potensial bagi Indonesia. ‎Perkembangan kedua industri ini diharapkan dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya.

Airlangga dalam keterangannya menyatakan, saat ini terdapat 760 perusahaan kosmetik yang tersebar di wilayah Indonesia. Industri tersebut telah mampu menyerap 75 ribu tenaga kerja secara langsung dan 600 ribu tenaga kerja tidak langsung.

"Neraca perdagangan produk kosmetik pun mengalami surplus sekitar 90 persen. Hal ini ditunjukkan dengan nilai ekspor kosmetik pada 2015 yang mencapai US$ 818 juta, dua kali lipat dibandingkan nilai impornya yang sebesar US$ 441 juta," ujar dia, Selasa (30/8/2016).

Sementara untuk industri jamu dan obat tradisional juga mencatatkan prestasi yang menggembirakan dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut terlihat dari omzet yang terus meningkat dari tahun ke tahun. (*)

BERITA REKOMENDASI