INSA Ingin Pemerintah Perbaiki Pelayaran

JAKARTA.KRJOGJA.com–Indonesian National Shipowner’ Association (INSA) fokus kepada upaya untuk mendorong pemerintah melakukan perbaikan kebijakan yang selama ini masih mempersulit industri pelayaran untuk akselerasi.

“Tantangan INSA ke depan akan semakin kompleks. Kami berharap anak-anak muda yang mengisi kepengurusan INSA dapat menyelesaikan berbagai permasalahan industri pelayaran,” ujar Ketua Umum DPP INSA, Sugiman Layanto pada acara pelantikan Kepengurusan INSA Periode 2019-2023, di Jakarta, Jumat (07/02/2020) malam.

Beberapa masalah yang menjadi perhatian INSA, selain masih banyaknya regulasi dan kebijakan dalam negeri yang masih harus diperjuangkan untuk diubah sesuai dengan model bisnis industri pelayaran, juga ada persoalan kondisi ketidakpastian ekonomi global yang terjadi hingga kini.

Selain itu, terkait dengan upaya pemerintah menerapkan UU Omnibus Law yang diharapkan tidak merugikan pelayaran nasional. “Kita mengharapkan regulasi baru ini nantinya tidak sampai merugikan pelayaran nasional seperti azas cabotage,” kata Sugiman.

Kepengurusan INSA periode empat tahun mendatang mencapai 99 orang yang terdiri dari 6 Dewan Pengawas dan 93 Dewan Pengurus Pusat. “Para pengurus DPP INSA berasal dari 90 perusahaan anggota, dan didominasi dari kalangan usia muda,” ujar Sugiman.

Sekretaris Umum DPP INSA, Teddy Yusaldi berharap kepengurusan INSA yang baru ini mampu bekerja secara optimal dalam rangka melaksanakan program kerja yang telah diamanatkan oleh anggota melalui RUA maupun dalam melayani kepentingan anggota guna mencapai visi dan misi INSA. (Imd)

BERITA REKOMENDASI