Investasi RI Diyakini Bakal Semakin Berkilau

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid ke-16 yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha. Kebijakan ini diharapkan dapat memacu investasi dan menaikkan peringkat kemudahan berusaha di Indonesia (Ease of Doing Business/EoDB) ke posisi 40 besar dunia.

"Adanya Perpres Pecepatan Pelaksana Berusaha akan memperkuat kebijakan pemerintah sebelumnya, yaitu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yang diresmikan pada 26 Januari 2015," Ketua Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional, Shinta W Kamdani dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (3/9/2017).

Ia mengungkapkan kondisi investasi asing di Indonesia saat ini, di mana kontribusi investasi asing masih sangat rendah atau hanya sebesar 1,97 persen. Rata-rata per tahun investasi asing ke Indonesia sebesar US$ 1.417,58 miliar.

Capaian target rasio investasi yang sebesar 32,7 persen, juga dianggap Shinta masih di bawah target Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 38,9 persen.

Shinta berharap, investasi asing di Indonesia akan terus bergeliat seiring kemudahan berusaha yang diberikan pemerintah dan berbagai kerjasama dengan berbagai negara yang difasilitasi oleh Kadin Hubungan Internasional.(*)

BERITA REKOMENDASI