Kadin DIY Gulirkan Strategi Percepatan Transformasi Perekonomian

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menggulirkan sejumlah strategi percepatan transformasi perekonomian DIY di masa pandemi Covid-19. Strategi percepatan transformasi pemulihan ekonomi tersebut yaitu perubahan mindset, meningkatkan kinerja ekonomi dan kinerja manufacturing, memperkuat pariwisata sebagai engine growth, transformasi digital dan upscaling human capital.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin DIY Bidang Organisasi Robby Kusumaharta di Yogyakarta, Selasa (21/12/2021). Pandemi Covid-19 telah membawa dampak jatuhnya korban, terganggunya sistem kesehatan dan runtuhnya sendi-sendi perekonomian.

” Pertumbuhan Ekonomi DIY tercatat 4,61 persen tertinggi ke-4 sesudah Maluku Utara, Papua dan Sulawesi Tenggara. Sedangkan persentase penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2021 sebesar 10,14 persen  dengan jumlah penduduk miskin sebesar 27,54 juta orang,” ujarnya.

Robby mengatakan strategi pertama adalah perubahan mindset atau pola pikir mulai merubah mindset Birokrasi dari Pangreh Praja ke Pamong Praja. Selanjutnya merubah mindset ekonomi dari pertumbuhan yang ekslusif ke inklusif, mindset dari reaktif ke proaktif serta mindset dari pengikut ke pemenang.

” Strategi kedua meningkatkan kinerja ekonomi tidak hanya mengembalikan pertumbuhan ekonomi seperti sebelum pandemi namun juga meningkatkan kinerjanya. Menyelaraskan kinerja ekspor maupun investasi, optimalisasi infrastruktur Ekonomi dan meningkatkan produktivitas daerah,” tuturnya.

Strategi ketiga, disampaikan Robby dengan meningkatkan kinerja industri manufaktur di DIY dengan dukungan penuh Pemerintah. Sebab DIY butuh percepatan tumbuhnya industri manufaktur baru selain untuk pasar domestik dan pasar ekspor yang memberi banyak peluang terutama akibat perang dagang China vs Amerika Serikat (AS) serta kebijakan negara membatasi ekspor bahan baku menuju hilirisasi.

” Memperkuat pariwisata DIY sebagai mesin pertumbuhan merupakan strategi keempat. Sektor pariwisata akan memberikan pemasukan pendapatan secara vertikal dan horisontal yang basisnya kebudayaan dan alam yang sangat kaya di DIY. Dukungan Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) menjadi infrastruktur strategis dengan akses masuk dan keluar yang besar dengan pembangunan fasilitas di Borobudur dan Joglosemar,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI