Kamrussamad : Holding BUMN Langkah Tepat

JAKARTA,KRJOGJA.com – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan salah satu pelaku ekonomi dan sistem perekonomian nasional yang berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia. BUMN juga berperan dalam menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa guna dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Saat ini, sektor BUMN terus mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat. Aset Kementerian BUMN saat ini telah mencapai kenaikan dua kali lipat, yaitu dari Rp 4.500 triliun di akhir 2014 dan mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai Rp 8.092 triliun.

Fakta perkembangan dan lonjakan peningkatan pendapatan BUMN tersebut akan menciptakan multiplier effect ekonomi nasional. Dengan fakta ini maka platform yang disusun dalam narasi besar untuk membangun Indonesia menjadi negara maju akan terealisasi seiring dukungan dan kontribusi besar BUMN sebagai agen pembangunan bagi negara ini.

Kaukus Muda Indonesia (KMI) sebagai lembaga yang bergerak dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi anak muda Indonesia bertekad untuk mengawal dan memantau kinerja BUMN. Tekad tersebut diwujudkan dengan menyelenggarakan kegiatan Dialog Publik bertemakan ‘Masa Depan BUMN Periode Kedua Pemerintahan Jokowi’ yang berlangsung di Jakarta, Kamis (01/08/2019).

Salah satu nara sumber dialog yang digagas KMI, Founder KAHMIPreneur Kamrussamad merasa optimis keberadaan BUMN ke depan akan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada pertumbuhan ekonomi bangsa. “Sebagai pelaku usaha dan mewakili KAHMIPreneur, kami nilai bahwa membentuk holding BUMN merupakan langkah yang tepat bagi Pemerintah terutama, Pemerintahan Jokowi periode kedua,” ujarnya.

Kamrussamad menilai, BUMN telah menjadi backbone dari perekonomian bangsa dan keberadaannya tak bisa dipungkiri mampu mendongkrak roda perekonomian nasional. “Namun tentunya pengelolaan BUMN harus ditangani secara profesional di segala sektor, sehingga menjadi lebih kuat, berdaya saing dan memberikan benefit optimal kepada negara dan rakyat,” katanya.

Ditambahkan Kamrussamad, untuk menghasilkan daya saing yang kompetitif di Indonesia, BUMN dapat merangkul enterpreneur potensial sebagai mitranya sehingga terjadi hubungan simbiosis yang saling menguntungkan kedua belah pihak. “Dengan kebutuhan tersebut, maka KAHMIPreneur mengharapkan generasi muda dan millenials dapat menjadi enterpreneur yang handal yang lebih kreatif agar dapat memajukan industri usaha di Indonesia,” ujarnya.

Kamrussamad juga menegaskan, masa depan BUMN sudah pasti berada di tangan para pemuda Indonesia, sehingga diharapkan kaum millenials harus bisa mengikuti perkembangan teknologi dan globalisasi dunia. “BUMN sendiri merupakan representatif perusahaan yang didanai oleh rakyat  sehingga keberhasilannya tentunya dapat mensejahterahkan rakyat dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Kamrussamad juga memperkenalkan tentang KAHMIPreneur kepada para peserta dialog publik, yang merupakan program inspiratif dalam menciptakan pengusaha muda untuk membuka wawasan serta terjun berkecimpung langsung dalam usaha entrepreneur.

Sejauh ini, keberadaan program KAHMIPreneur sendiri juga telah  memperlihatkan langkah nyata dengan memberikan wadah edukasi dan interaksi bagi pelaku usaha enterpreneur dalam kemasan ajang nasional ‘Indonesia Young Enterpreneur Summit’. Kegiatan ini telah sukses digelar di 7 kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Sragen, Makassar, Medan dan Lombok di pertengahan tahun 2019 lalu dengan melibatkan sekitar puluhan ribu pelaku usaha, enterpreneur, start up dan mahasiswa yang berpartisipasi. (Imd)

 

BERITA REKOMENDASI