Kementerian Perdagangan Buka Peluang Impor

YOGYA, KRJOGJA.com – Harga beberapa komoditas bahan pangan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta terus mengalami kenaikan, khususnya dialami gula pasir, cabai, bawang merah dan bawang putih pada pekan kedua Januari 2020. Kenaikan harga gula pasir tersebut akan dikoordinasikan pusat dengan produsen gula kristal putih karena produksinya memang berkurang. Kalau diperlukan akan dilakukan impor nantinya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengatakan, harga gula pasir di pasar tradisional mencapai Rp 14.000/kg. Sedangkan harga gula pasir di toko modern harga masih di bawah Harga
Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 12.250 dan Rp 11.800/kg. "Kementerian Perdagangan (Kemendag) rencananya mengadakan rapat dengan produsen dan distributor perihal kenaikan harga gula pasir yang melebihi HET tersebut pada Selasa pagi (14/1). Salah satu dari Yogyakarta yang diundang PT Madu Baru atau Pabrik Gula Madukismo yang menjadi salah satu distributor pemasok utama gula pasir," ujar Yanto di kantornya, Senin (13/1).

Dari hasil pantauan dan audit Kemendag, ketersediaan Gula Kristal Putih (GKP) masih cukup untuk tiga bulan ke depan. Dalam hal pengawasan, pusat akan menerjunkan tim satgas pangan guna memonitoring perkembangan harga gula pasir di lapangan, khususnya di pasar rakyat karena harga di toko modern lebih terkendali dan tidak melebihi batas harga acuan yang ditetapkan.

"Kita tunggu hasil rapat koordinasi Kemendag dengan produsen gula pasir serta hasil pengawasan dari tim Satgas Pangan yang ada di masing-masing daerah, termasuk di DIY. Setelah rapat koordinasi dengan para pelaku usaha akan ada statemen kaitan dengan impor gula pasir jika diperlukan," tuturnya.

Sedangkan kenaikan harga cabai rawit maupun cabai merah karena luasan panen sudah sedikit serta memasuki masa tanam dan cuaca juga mempengaruhi. Harga telur ayam sudah mengalami penurunan harga kembali normal karena dari segi permintaan sudah menurun begitu juga harga daging ayam.

"Harga cabai merah keriting naik dari Rp 44.000 menjadi Rp 52.000/kg, cabai merah besar dari Rp 47.000 menjadi Rp 64.000/kg, cabai rawit hijau Rp 29.000 menjadi Rp 34.000/kg dan cabai rawit merah dari Rp 53.000 menjadi Rp 57.000/kg. Harga telur ayam turun dari Rp 23.000 menjadi Rp 22.700-/kg dan daging ayam broiler dari Rp 32.000 menjadi Rp 31.000/kg," terangnya.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang putih maupun bawang merah. Harga bawang putih jenis kating mengalami kenaikan dari Rp 33.000 menjadi Rp 34.-000/kg tapi masih di bawah harga HET. Harga bawang merah masih fluktuatif dari pekan sebelum
mengalami kenaikan terus mengalami penurunan. (Ira) 
 

BERITA REKOMENDASI