Kisah Mira Annisa, Sukses Kembangkan Brand Fashion Anak Muda

YOGYA, KRJogya.com – Berasal dari keluarga sederhana, Mira Annisa , alumni Jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomi UNY  mampu meraih kesuksesan di usia mudanya. Dengan bantuan suaminya Hidayat Rifai mengembangkan brand fashion Carousel.

Carousel adalah nama yang digunakan untuk merek dari produk-produk fashion yang ditawarkan pada khalayak muda. Nama tersebut digunakan memiliki arti bahwa kehidupan seseorang selalu mengalami perputaran layaknya komidi putar. Namun, walau menemukan sebuah ketidakpastian, komidi putar selalu terlihat ceria dan menyenangkan. Hal itu filosofi yang dicoba Mira sampaikan melalui nama tersebut.

“Jadi awalnya dulu pas masih kuliah cari-cari penghasilan tambahan buat uang saku dan nabung. Selain jual-jual (wirausaha), saya pun sering ikut event, jadi freelance dan masih banyak lagi. Di saat itu saya dan satu partnerku sama-sama membangun Carousel bikin event sampai event yang ternyata rugi sampai puluhan juta,” katanya.

Dikemukakan Mira, sejauh perjalanannya membangun usaha fashion bagi anak muda di Indonesia dan telah meraih kesuksesannya, hal itu tak akan terjadi jika tidak ada kerjasama tim yang kompak untuk sama-sama membesarkan bisnisnya. Kemampuannya memberikan pelayanan terbaik kepada para pembeli produk, dipadukan dengan kemampuan desain dan fotografi yang dimiliki kawannya menjadi perpaduan yang pas, sehingga bisa membuat Carousel menjadi seperti saat ini.

Di masa awal pandemi ini tokonya tutup karena antisipasi penularan Covid-19 sembari itu ia menjual produk-produknya secara online. Sekarang memiliki 6 E-commerce untuk penjualan secara online. Di masa pandemi ini memang sedikit sekali orderan sehingga penghasilan yang di dapatkan juga menurun. Kemudian toko buka kembali pada Februari 2021.

Namun dengan kemampuan desain dan fotografi serta kualitas produknya juga sangat baik sehingga memiliki daya tarik konsumen. Animal yang menjadikan logo atau ciri khas dari Carousel menjadi pemicu daya tarik karena karakternya yang lucu.

Dibandingkan offline dengan online banyak peminat costumer online yang berasal dari Yogyakarta maupun dari luar. Menurut Hidayat Rifai semenjak lebaran tahun 2021 ini orderan kami melunjak sangat banyak dari sebelumnya. Dari itu pemilik Carousel ini selalu update stock dan launching produk-produk baru yang lucu untuk memenuhi keinginan para costumer. Memiliki karyawan juga sangat membantu dalam menjalankan bisnis Carousel.

Dengan melalukan endorse ke para selegram Indonesia untuk memperkenalkan produk-produksi serta memberi harga diskon untuk menjadi daya tariknya.

Melalui Carousel yang kini telah mendapatkan banyak kepercayaan dari para pelanggan setianya, ia berharap karakter-karakter hewan yang menggemaskan tersebut, dapat sekaligus mengkampanyekan ‘save animal’ di kalangan kawula muda untuk menjaga lingkungan serta hewan yang hidup di sekitar mereka. “Saat ini kita pun sudah membuka toko untuk produk-produk dari Carousel. Produk  yang dipakai pun nggak cuma menarik dan lucu namun juga bisa berkesan dan punya value tersendiri,” tambahnya. (*)

Afifah Chandra Noviani

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNY

 

BERITA REKOMENDASI