Koperasi Perlu Regenerasi dan Sentuhan Teknologi

BANTUL, KRJOGJA.com – Dari 349 koperasi dan 44.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bantul sampai sekarang masih dikelola orangtua. Koperasi dan UMKM perlu regenerasi dan sentuhan teknologi.

Demikian diungkapkan Rama Trisuladana ST MM selaku Kasie Pengawas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil Menengah/UMKM Kabupaten Bantul dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT)

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah/KSPPS BMT Sabilul Muhtadin di Masjid Al Muhtadin Plumbon Banguntapan Bantul, Minggu (16/2/2020). Tampak hadir dan memberi sambutan Drs H Elvy Effendie Apt MSi (Ketua BMT Sabilul Muhtadin), Drs KH Masharun Ghazalie MM (Ketua Yayasan Sabilul Muhtadin).

Menurut Rama Trisuladana, koperasi perlu regenerasi itu penting. Apalagi sekarang ada lompatan luar biasa dengan kemajuan teknologi. Koperasi perlu menggunakan teknologi. Data, big data, aplikasi. “Koperasi dan UMKM perlu skill dan sentuhan teknologi agar anak muda mau bergabung dengan koperasi dan UMKM,” ujarnya. Koperasi harus membuat sistem yang baik dengan teknologi.

Sebelumnya Masharun Ghazali mengatakan, koperasi didirikan untuk kesejahteraan lahir dan batin. “Koperasi untuk umat dan masyarakat sekitar,” ucapnya. Kalau koperasi maju, harapannya kesejahteraan ekonomi masyarakat juga meningkat. (Jay)

BERITA REKOMENDASI