Kuartal I/2021, Tren Belanja Elektronik Masyarakat Jateng Melonjak 200 Persen

Sementara itu External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya mengutip hasil survei LPEM FEB UI (Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia mengatakan pandemi mendorong masyarakat beradaptasi lewat pemanfaatan teknologi, baik dalam memenuhi kebutuhan harian hingga menciptakan peluang.

Terbukti dari survei

Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan LPEM FEB UI menyebutkan bahwa pada tahun 2020, tujuh dari sepuluh pelaku usaha di Tokopedia mengalami kenaikan volume penjualan dengan median sebesar 133%.

“Sekitar 68,6% penjual yang bergabung dengan Tokopedia pada saat pandemi merupakan pencari nafkah tunggal di keluarga. Serta 76,4% penjual mengatakan kemudahan mengelola bisnis menjadi alasan utama bergabung dengan Tokopedia,” papar Ekhel Chandra Wijaya .

Lonjakan ini dialami pula oleh Bandeng Bonafide Semarang, UMKM Semarang besutan Hary Purwita dan istri sejak 1995. Hary mengatakan pandemi menyebabkan penjualan offline-nya menurun drastis.

“Dengan memanfaatkan platform digital seperti Tokopedia di tengah pandemi, transaksi kami bisa meningkat hampir tujuh kali lipat selama quarter ke-1 tahun 2021 dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya,” papar Hary. (Hwa).

 

BERITA REKOMENDASI